ICMI Minta Umat Dukung Muamalat sebagai Pelopor Bank Syariah

Selasa, 10 Oktober 2017 - 15:13 WIB
ICMI Minta Umat Dukung...
ICMI Minta Umat Dukung Muamalat sebagai Pelopor Bank Syariah
A A A
JAKARTA - Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta umat untuk mendukung eksistensi Bank Muamalat sebagai perbankan syariah di Indonesia. Untuk itu, dia meminta berbagai kalangan agar tidak termakan isu tidak benar (hoax) mengenai kepemilikan pelopor bank syariah di Indonesia tersebut.

Wakil Sekjen ICMI, Vasco Ruseimy mengemukakan, isu pembelian Bank Muamalat oleh Lippo Group yang beredar di dunia maya tidak benar. Dia pun meminta agar masyarakat, khususnya nasabah tidak percaya dengan kabar tersebut.

“Mengenai Pembelian saham mayoritas Bank Muamalat tidak ada sangkut pautnya dengan Lippo. Sebaiknya masyarakat mulai berpikir cerdas dalam menanggapi hal ini, jangan mudah terpancing hoax dari sumber-sumber yang tidak jelas,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima wartawan, Selasa (10/10/2017).

Vasco pun mengajak kepada semua kalangan untuk terus mendukung Bank Muamalat sebagai bank syariah di Indonesia. “Bank Muamalat sebagai pelopor Bank Syariah di Indonesia seharusnya kita dukung penuh, jangan malah kita melemahkan posisinya,” katanya.

Menurutnya, wajar jika ada oknum atau pelaku bisnis lain yang tidak suka melihat berkembangnya Bank Syariah di Indonesia dengan cara menyebarkan hoax kepada masyarakat. “Saya yakin dengan bertambahnya modal Bank Muamalat justru akan semakin membangkitkan kembali gairah perekonomian syariah di Indonesia,” jelas Vasco.

Seperti diketahui, saham mayoritas PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) saat ini telah diambil oleh PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI). Sebelumnya, saham mayoritas bank syariah pertama di Indonesia ini dikuasai oleh pemodal asing.

Sebelum dibeli Minna Padi, tercatat sebanyak 32,7% saham dikuasai Bank Pembangunan Islam (IDB). Sementara, 19% dan 17% lainnya dipegang Atwill Holdings Limited dan National Bank of Kuwait.

Bank Muamalat lahir berdasarkan inisiasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada 1991. Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie pun mendukung kebijakan pemegang saham dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan.

"Saham kami (MUI dan ICMI) sudah kecil sekali di Muamalat. Jadi kami tidak punya kekuasaan untuk mengambil keputusan. Tapi, yang kami harapkan pemegang sahamnya dalam negeri karena sebelumnya dibeli asing," tandas Jimly.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Muamalat Sulampua Gelar...
Muamalat Sulampua Gelar Ceramah Tarawih Virtual di Tengah Pandemi
Peringati HUT Kemerdekaan...
Peringati HUT Kemerdekaan RI, Bank Muamalat KCU Makassar Gelar Beragam Lomba
Bank Muamalat Luncurkan...
Bank Muamalat Luncurkan Filantropi Daring
Bos Muamalat Sulampua...
Bos Muamalat Sulampua Pimpin Asbisindo Sulsel
Resmi, BTN Batalkan...
Resmi, BTN Batalkan Akuisisi Bank Muamalat
Bank Muamalat Akan Diselamatkan...
Bank Muamalat Akan Diselamatkan Pemerintah, Dirut Bilang Mau Dapat Suntikan Modal
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
19 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
13 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved