DEN Minta Insentif Fiskal untuk Pencampuran BBM dan Etanol

Kamis, 12 Oktober 2017 - 15:50 WIB
DEN Minta Insentif Fiskal...
DEN Minta Insentif Fiskal untuk Pencampuran BBM dan Etanol
A A A
JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) mengharapkan adanya insentif fiskal dari Kementerian Keuangan (Kemeneku) untuk mendukung program pencampuran bahan bakar minyak (BBM) dengan bioetanol.

(Baca: Pemda Harus Rampungkan Penyusunan RUED hingga Akhir 2017 )

Sekretaris Jenderal DEN Saleh Abdulrrahman mengatakan, salah satu kendala belum tercampurnya etanol dengan bensin karena harga yang tinggi. Dia menyebut harga etanol lebih mahal sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000 dibanding Pertamax 92.

"Jadi harga bio etanol lebih tinggi daripada harga jual Pertamax sekarang. Jadi kalau misalnya Pertamina jual bio pertamax dia harus nambahin cost," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Selain itu, sambung dia, perlu kajian teknis dan dukungan dari berbagai pihak yang terkait dengan pelaksanaan pencampuran bensin dengan minyak tebu tersebut.

"Untuk implementasi E2 (campuran ethanol 2%) dan seterusnya itu perlu ada kajian integrasi tidak hanya pemerintah, tapi ada Hiswana (Himpunan Wiraswata Minyak dan gas), Gaikindo, sehingga dari sisi engine selesai," ‎imbuh dia.

Anggota DEN Syamsir Abduh menambahkan, insentif tersebut bisa berupa pembebasan bea keluar dan memberi kategori khusus etanol untuk campuran bahan bakar. Pasalnya, saat ini bioetanol sebagai bahan pembuatan minuman beralkohol, sehingga dikenakan cukai yang cukup tinggi.

"Perlunya mempertimbangkan pengaturan cukai. supaya tidak terjadi kontradiktif, dipertimbangkan betul untuk fuel grade pengaturaan cukuainya ditinjau ulang. Menteri Keuangan sebagai anggota DEN diharapkan untuk mempertimbangkan insentif jika etanol yang 5% diterapkan, terutama terkait bea masuk," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kunjungi DPRD DKI, DEN:...
Kunjungi DPRD DKI, DEN: Jangan Sampai DKI Jadi Provinsi Terakhir
Tekan Impor, DEN: Transisi...
Tekan Impor, DEN: Transisi Energi Harus Cepat Terealisasi
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, BAg Raih 2 Penghargaan dari DEN
8 Anggota Dewan Energi...
8 Anggota Dewan Energi Nasional 2026-2030 Ditetapkan Komisi XII DPR, Ini Daftarnya
DPRD Wajo Bertandang...
DPRD Wajo Bertandang ke Kantor DEN Bahas Program Terbarukan
Resmi Dapat Restu DPR,...
Resmi Dapat Restu DPR, Ini 8 Nama Anggota DEN Pemangku Kepentingan
Berita Terkini
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
33 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
45 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved