Organda Jawa Barat Meminta Angkutan Online Menahan Diri

Rabu, 18 Oktober 2017 - 01:28 WIB
Organda Jawa Barat Meminta...
Organda Jawa Barat Meminta Angkutan Online Menahan Diri
A A A
BANDUNG - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat meminta angkutan online di Jawa Barat menahan diri untuk tidak beroperasi sampai ada aturan yang mengikat.

Ketua Organda Jabar, Dedeh Widarsih berharap para pengemudi angkutan online bisa menahan diri untuk tidak beroperasi hingga ada aturan mengikat yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Kami berharap mereka bersabar, mawas diri. Kan kita sama-sama bergerak di bidang transportasi. Masa ada perbedaan. Kalau sudah ada aturan, baru silakan beroperasi lagi," kata Dedeh di Bandung, Selasa (17/10/2017).

Menurut dia, Organda tetap ingin menjaga lingkungan tetap kondusif tanpa ada aksi demontrasi. Pengusaha angkutan dan pengemudi pun bisa beroperasi secara tenang, tanpa ada perbedaan perlakuan antara angkutan online dan konvensional.

Organda, lanjut dia, menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk membuat aturan yang menguntungkan semua pihak. Organda, dalam hal ini, hanya menyampaikan aspirasi agar ada rasa berkeadilan.

Ketika ditanya apakah angkutan konvensional akan berencana menggelar aksi, pihaknya mengaku lebih mengutamakan cara-cara musyawarah. "Usulan sudah kami sampaikan ke pemerintah dan mereka sudah mendengarnya. Tidak usah menekan-nekan. Kami hanya menunggu tindaklanjutnya," beber Dedeh.

Organda, lanjut dia, berharap ada tindakan yang adil untuk semua transportasi umum. Seperti plat kendaraan kuning, uji KIR, dan lainnya. Perlakuan yang adil bagi semua angkutan online akan memberi efek positif bagi semua pengemudi.

"Masa kami berplat kuning dan lakukan uji KIR. Sementara mereka tidak. Kami juga ingin seperti mereka juga kan. Artinya, kami ingin ada keadilan," pungkas dia.

Diakui dia, tidak sedikit taksi konvensional yang sudah merambah menggunakan aplikasi online, namun menggunakan tarif yang sudah ditetapkan pemerintah. Artinya angkutan online bisa mengadopsi sistem tersebut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Buka Lapangan Kerja,...
Buka Lapangan Kerja, Partai Emas Uji Coba Layanan Transportasi Daring
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Penataan Stasiun Terintegrasi Berjalan Baik
Bluebird Kenalkan Versi...
Bluebird Kenalkan Versi Aplikasi Terbaru MyBlueBird
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Cara Mitra Taksi Online...
Cara Mitra Taksi Online Menyiasati Orderan Sepi Saat Pandemi
Berita Terkini
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
12 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
17 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
55 menit yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
1 jam yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
1 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved