Rupiah Berakhir Merangkak Naik, USD Coba Bangkit

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 17:49 WIB
Rupiah Berakhir Merangkak...
Rupiah Berakhir Merangkak Naik, USD Coba Bangkit
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) perdagangan akhir pekan hari ini, ditutup mulai membaik setelah dalam beberapa hari terakhir berada di bawah tekanan. Mata uang Garuda hingga perdagangan sore coba merangkak naik, saat mata uang Negeri Paman Sam mendapatkan dorongan untuk bangkit.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sore ini berakhir ke level Rp13.517/USD atau sedikit lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.525/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.498-Rp13.525/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini masih memperlihatkan pelemahan di level Rp13.519/USD atau menyusut dibanding penutupan kemarin di level Rp13.515/USD. Rupiah pada hari ini berada pada kisaran level Rp13.505-Rp13.533/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir pulih di level Rp13.517/USD atau membaik dengan penguatan tiga poin dibanding dari penutupan sebelumnya di level Rp13.520/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan di level Rp13.517/USD atau menguat tipis dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.521/USD.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (20/10/2017) dolar AS berada di jalur kebangkitan, seiring rencana reformasi pajak AS yang mengalami kemajuan. Ditambah harapan dorongan fiskal dari senat untuk ekonomi mencuat, meski tekanan inflasi semakin besar.

Dolar naik 0,7% pada hari ini saat berhadapan dengan Yen Jepang untuk berada di level 113.30. Di sisi lain poundsterling tergelincir ke posisi terendah dalam dua pekan di tengah keraguan Bank of England akan mengambil keputusan soal suku bunga.

Pounds terseret lebih rendah pekan ini dengan kombinasi pelemahan data ekonomi dan pernyataan dari pembuat kebijakan di Bank of England yang ditafsirkan sebagai sebagai dovish. Pounds jatuh terhadap USD di posisi 1.3122 atau berada di tingkat terendah sejak 9 Oktober. Tercatat pounds kehilangan lebih dari 1% dalam satu pekan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
33 menit yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
3 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
7 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
15 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
15 jam yang lalu
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved