Pangkas Proses Bisnis Gas, Pemerintah Kantongi Dukungan DEN

Selasa, 24 Oktober 2017 - 10:50 WIB
Pangkas Proses Bisnis...
Pangkas Proses Bisnis Gas, Pemerintah Kantongi Dukungan DEN
A A A
JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) menukung langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Perindustrian yang saat ini tengah menyusun aturan di sektor tata niaga hilir gas bumi. DEN pun mendukung mengenai langkah pemerintah tersebut untuk memangkas proses bisnis di gas bumi.

Adapun beleid tersebut, termasuk mengenai pembatasan margin pemilik infrastruktur dalam rangka mempersempit ruang gerak calo gas bermodal kertas. Aturan baru tersebut merupakan kelanjutan dari esensi Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2017, yang menargetkan batas akhir pemberian alokasi gas bagi calo gas pada Februari 2018.

Saat ini, rancangan aturan yang bertujuan memberantas praktik calo itu masih tertahan di meja Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman. "Saya belum tahu persis isi dari draf regulasi itu apa saja. Tapi pembatasan margin bagi bisnis gas itu positif," kata Anggotan DEN Rinaldi Dalimi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Menurut Rinaldi, adanya aturan batasan margin dapat menjadi solusi menghindari resiko dari gejolak dunia atau hukum pasar. Dengan demikian, harga jual gas kepada masyarakat dapat tetap terjadi kestabilannya. Bahkan, perusahaan pun akan diuntungkan apabila tren harga gas dunia sedang turun. Sebab, margin tetap terjaga.

Rinaldi berharap draf aturan baru tersebut bisa menjadi langkah efektif Pemerintah dalam rangka menjaga kestabilan harga gas dan mempersingkat rantai distribusi gas. Sehingga harga gas bisa lebih kompetitif lagi.

"Kami juga sudah usulkan beberapa hal kepada Pemerintah, bagaimana mempersingkat rantai distribusi. Dalam aturan baru tersebut, saya sih belum tahu persis apa saja isinya. Tapi saya yakin arah dan tujuan Pemerintah ke arah sana, yaitu mempersingkat proses bisnis gas ini. Dan selama tujuannya ke sana, kami akan dukung," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kurangi Kesenjangan,...
Kurangi Kesenjangan, Pemerintah Perbaiki Akses Energi Hingga Pedalaman
Ketahanan Energi Masuk...
Ketahanan Energi Masuk Program Prioritas, DEN: Tren Produksi Migas Sudah On Track
Stakeholders, Nih 8...
Stakeholders, Nih 8 Anggota DEN Periode 2020-2025 yang Baru Dilantik
Kunjungi DPRD DKI, DEN:...
Kunjungi DPRD DKI, DEN: Jangan Sampai DKI Jadi Provinsi Terakhir
Pelaku Sektor Migas...
Pelaku Sektor Migas Harus Saling Jaga Kelangsungan Bisnis
Ditanya soal Harga Akuisisi...
Ditanya soal Harga Akuisisi Blok Masela, Dewan Energi: Ngapain Bayar?
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
1 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
2 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
3 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
4 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
14 jam yang lalu
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved