Aksi 'Jual Amerika' Menguat, China Buang Dolar AS Rp387 Triliun

Minggu, 27 April 2025 - 08:13 WIB
loading...
Aksi Jual Amerika Menguat,...
Aksi dedolarisasi global kian menguat sepanjang 2025. Salah satu indikasinya adalah langkah China yang kembali mengurangi kepemilikannya atas surat utang AS. FOTO/Watcher Guru
A A A
JAKARTA - Aksi dedolarisasi global kian menguat sepanjang 2025. Salah satu indikasinya adalah langkah China yang kembali mengurangi kepemilikannya atas surat utang Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan laporan terbaru, Beijing melepas obligasi pemerintah AS senilai USD23 miliar atau setara Rp387 triliun. Langkah ini memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar, apakah fenomena pelepasan aset-aset berbasis dolar AS ini merupakan bagian dari strategi China atau justru aksi spekulatif hedge fund besar.

Baca Juga: Kelabui AS, China Gunakan Label Palsu 'Made in Korea' Agar Lolos ke Amerika

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai siapa aktor utama di balik tren 'Jual Amerika' atau 'Sell America' yang belakangan mendominasi pasar keuangan global. Sejak awal tahun, indeks nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia (DXY) telah terkoreksi hampir 9,5% turun hingga ke level 98,06.

Penurunan ini menjadi salah satu yang terdalam dalam beberapa tahun terakhir dan mempertegas sinyal pelemahan dolar di tengah ketegangan geopolitik dan fragmentasi ekonomi global.

Kepemilikan China atas surat utang AS terus menyusut dalam lebih dari satu dekade terakhir. Dari level tertinggi sekitar USD1.350 miliar pada periode 2012–2013 kini tersisa sekitar 760 miliar dolar AS pada 2025. Ini berarti terjadi penurunan hampir 45% dalam 13 tahun terakhir.

Sejumlah analis menilai aksi jual kali ini tidak sepenuhnya digerakkan oleh otoritas China. "Tidak jelas apakah China atau Jepang bertanggung jawab atas besarnya aksi jual dan volatilitas pasar treasury baru-baru ini. Bukti-bukti sulit didapat," ujar Analis Utama Oxford Economics, John Canavan, dalam wawancara dengan Fortune dilansir dari Watcher Guru, Minggu (27/4).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved