Sri Mulyani: RI Terpanggil Jadikan Infrastruktur bukan Barang Mewah

Selasa, 24 Oktober 2017 - 12:31 WIB
Sri Mulyani: RI Terpanggil...
Sri Mulyani: RI Terpanggil Jadikan Infrastruktur bukan Barang Mewah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, alasan kenapa Indonesia terpanggil untuk menggenjot pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun belakangan. Salah satunya adalah karena masih ada masyarakat Indonesia yang belum menikmati sanitasi, air bersih bahkan hingga Listrik.

Terkait infrastruktur kelistrikan, harus diakui listrik sudah menjadi kebutuhan nomor satu. Hampir semua rumah tangga Indonesia membutuhkan listrik dan menurut Sri Mulyani di Jakarta mungkin tidak terasa kebutuhan tersebut karena selalu taken for grated, namun yang menjadi masalah ada yang menikmati listrik dengan harga yang mahal.

"Di bagian lain Republik Indonesia masih ada masyarakat kita yang bahkan belum memiliki sanitasi, air bersih dan listrik. Itu adalah bagian yang membuat kita semakin terpanggil bahwa infrastruktur isn't luxury, infrastruktur isn't hobby, tapi suatu kebutuhan untuk negara," terangnya dalam rangkaian acara Hari Oeang di Gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Lebih lanjut Ia juga menekankan, bahwa pembangunan sanitasi dan infrastruktur untuk air bersih di suatu negara menjadi hal yang mendesak. Menurutnya masih ada ada beberapa negara yang kurang konsen dengan masalah pembangunan tersebut.

"Bayangkan jika 257 juta manusia bangun tidur semuanya menuju ke kamar kecil, maka bayangkan persoalan sanitasi dan air bersih menjadi sangat luar biasa penting," sambungnya

Meskipun sangat penting, namun Sri Mulyani memberikan contoh bahwa India adalah salah satu negara yang tidak konsen dengan sanitasi. Maka, di negara tersebut orang hanya sekedar melakukan kegiatan yang sifatnya private tanpa adanya infrastruktur.

"Itu sudah terjadi di India, yang disebut open defecation, jadi orang membuang air kecil/besar secara terbuka yang menyebabkan tingkat sanitasi kesehatan sangat turun. itu saja. Sesuatu yang sifatnya pribadi tapi menjadi touch the issue mengenai masalah infrastruktur, air bersih dan sanitasi," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Berguru pada...
Indonesia Berguru pada Amerika Cara Menjaring Duit Partikelir
LMAN Genjot Infrastruktur...
LMAN Genjot Infrastruktur Nasional, Danai PSN Rp143,39 Triliun untuk Wujudkan Asta Cita
PT SMI Diharapkan Ikut...
PT SMI Diharapkan Ikut Berperan Kembangkan Infrastruktur Kesehatan
Anggaran Infrastruktur...
Anggaran Infrastruktur 2021 Naik Hampir Dua Kali Lipat, Ini Penjelasan Menkeu
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
RI Dapat Hibah 16 Juta...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
42 menit yang lalu
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
1 jam yang lalu
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
2 jam yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
3 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
3 jam yang lalu
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved