RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan

loading...
RI Dapat Hibah 16 Juta Euro dari Eropa untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
RI memperoleh hibah senilai 16 juta euro dari Kreditanstalt fr Wiederaufbau Bankengruppe (KfW) dalam rangka dukungan untuk investasi infrastruktur di Indonesia. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menandatangani perjanjian hibah senilai 16 juta euro dari Kreditanstalt für Wiederaufbau Bankengruppe (KfW) dalam rangka dukungan untuk investasi infrastruktur di Indonesia.

Dana hibah dari Uni Eropa ini diberikan kepada PT SMI melalui platform SDG Indonesia One (SIO) yaitu platform yang dibentuk untuk memfasilitasi dukungan dari para mitra strategis, multilateral, dan filantropi untuk disalurkan kepada proyek-proyek infrastruktur berwawasan lingkungan.

(Baca Juga: Lembaga Pengelola Investasi Dibentuk, Apa Sih Bedanya dengan BKPM dan PIP serta SMI)

Adapun, Uni Eropa dan Agence Française de Développement (AFD) juga melakukan
penandatangan Perjanjian Kontribusi berbentuk dana hibah sebesar 5 juta euro yang nantinya akan diteruskan oleh AFD kepada PT SMI untuk pengembangan proyek SDGs di Indonesia.



Sebelumnya PT SMI juga telah mendapatkan pinjaman dari AFD sebesar USD150 juta yang disalurkan ke platform SDG Indonesia One. Kesepakatan perjanjian kontribusi ini ditandatangani oleh Country Director AFD Indonesia.

Direktur PT SMI Edwin Syahruzad menyatakan kepercayaan dari mitra strategis kepada SMI adalah suatu bentuk apresiasi terhadap kinerja selama ini. Melalui platform SDG Indonesia One yang dimiliki, PT SMI dapat melakukan kolaborasi dalam berbagai bentuk untuk terus mewujudkan komitmen global dan komitmen pemerintah dalam mencapai tujuan SDGs.

"Selain itu, kerja sama yang telah terbentuk selama ini adalah bentuk komitmen dalam menjaga keberlangsungan investasi infrastruktur hijau di Indonesia. Di masa mendatang, PT SMI berharap dapat menghimpun lebih banyak lagi kolaborasi untuk mendukung pembangunan di Indonesia," kata Edwin di Jakarta, Rabu (2/12/2020).



Di tengah situasi saat ini, dukungan dari mitra asing yang diperoleh PT SMI memberikan nafas baru dan optimisme bagi pemerintah untuk terus mengakselerasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

(Baca Juga: Proyek Infrastruktur Dorong Pemulihan Ekonomi)

Oleh karenanya, optimalisasi platform SDG Indonesia One yang merupakan wadah terintegrasi untuk memfasilitasi kemitraan antara pemerintah dari sisi sektor publik dengan sektor privat dalam bentuk dukungan dari berbagai jenis lembaga donor, investor, filantropis dan lembaga keuangan menjadi sangat krusial dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia.

"Uni Eropa beserta Bank Pembangunan Jerman dan Prancis, kami sangat senang mendukung PT SMI dalam proyek pembangunan energi terbarukan ini, khususnya dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan di Indonesia. Kami berharap, langkah ini dapat meningkatkan peluang kolaborasi dengan semua mitra strategis lainnya untuk mengembangkan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, ekonomi, dan juga lingkungan," katanya.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top