JICT Diminta Serius Tanggapi Tingginya Tingkat Kecelakaan Kerja

Selasa, 24 Oktober 2017 - 13:54 WIB
JICT Diminta Serius...
JICT Diminta Serius Tanggapi Tingginya Tingkat Kecelakaan Kerja
A A A
JAKARTA - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) diminta serius menyikapi tingginya jumlah kecelakaan pekerja yang terjadi di pelabuhan petikemas JICT, bahkan hingga berujung kematian.Terakhir, kecelakaan kerja terjadi pada Sabtu (21/10) lalu menyebabkan asisten operator alat atas nama Ferry Andryanto meninggal seketika karena terkena kabel alat yang putus tiba-tiba dan mengenai dada serta leher korban.

"Kewajiban manajemen pelabuhan sekelas JICT adalah melaksanakan K3 ditambah dengan pengawasannya. Jangan cuma efisiensi berlebihan, akibatnya perawatan alat menjadi tidak prioritas dan suku cadang diturunkan kualitasnya," ujar Direktur Indonesia Port Watch (IPW) Syaiful Hasan, di Senayan, Jakarta.

Kecelakaan kerja fatal di JICT sebenarnya sudah terjadi beberapa kali dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Mulai dari alat 'spreader' yang jatuh menimpa mobil perawatan, petikemas yang sedang diangkat merosot jatuh sampai kabel alat yang putus 2 kali. Kecelakaan kerja yang terjadi secara sistemik, seolah disebabkan ketidakmampuan manajemen dalam melakukan perawatan alat.

Hal ini bisa jadi karena efisiensi yang disebabkan oleh perpanjangan kontrak yang berjalan paksa. Tingginya uang sewa perpanjangan JICT tanpa melihat dampak keberlangsungan perusahaan, diduga menjadi pertimbangan utama manajemen dalam menjalankan kebijakan perawatan alat. Alih-alih pekerja merasa aman saat melaksanakan tugas, manajemen seolah malah sibuk melakukan super efisiensi.

Berdasarkan data di JICT, dalam 14 bulan terakhir terjadi kecelakaan kerja tragis yang merenggut nyawa 3 orang pekerja. "Makanya saat ada pekerja meninggal tahun 2016, kami mendapat laporan, safety committee dari Hutchison Hong Kong langsung inspeksi. Tapi pekerja yang meninggal malah berulang kejadiannya," sebut Syaiful.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berikan Pendidikan untuk...
Berikan Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah, JICT Raih 2 Penghargaan ISDA 2021s
Tanggap Perubahan Iklim...
Tanggap Perubahan Iklim dan SDGS, JICT Gelar Semiloka Lingkungan Hijau
Pakai Teknologi Modern,...
Pakai Teknologi Modern, JICT Tambah Fasilitas Bongkar Muat dengan 2 Quay Crane Baru
JICT Tanjung Priok,...
JICT Tanjung Priok, Pelabuhan Pertama Peraih Sertifikasi ISO 22301
Ujung Tombak Perekonomian...
Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
JICT Komitmen Persingkat...
JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
3 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved