Pelindo II Segera Bangun Pelabuhan Kelas Internasional di Kalbar
Rabu, 25 Oktober 2017 - 12:17 WIB
Pelindo II Segera Bangun Pelabuhan Kelas Internasional di Kalbar
A
A
A
BANDUNG - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II menyatakan pembangunan Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat (Kalbar) akan mulai dilakukan pada Desember 2017. Pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan internasional pertama di Kalimantan.
(Baca: Pelindo II Ambisi Jadi Operator Pelabuhan Kelas Internasional )
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya mengungkapkan, Pelabuhan Kijing memiliki kapasitas sekitar 2 juta kontainer. Total investasi yang digelontorkan sekitar Rp5,2 triliun.
"Kami segera melakukan pembangunan Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat pada Desember 2017 dengan investasi Rp5,2 triliun. Ini pelabuhan internasional pertama di Kalimantan. Dengan kapasitas 2 juta kontainer," katanya di Hotel Hilton, Bandung, Rabu (25/10/2017).
(Baca: Transformasi Digital, Pelindo II Janji Tak PHK Karyawan )
Mantan bos BPJS Ketenagakerjaan ini menjelaskan, pembangunan pelabuhan ini merupakan ekstensi dari Pelabuhan Pontianak. Pelabuhan ini direncanakan dibagi menjadi empat terminal yakni Terminal Petikemas, Terminal Multipurpose, Terminal Curah Cair dan Terminal Curah Kering.
Pelabuhan Kijing diproyeksikan akan menampung kapasitas hampir 1 juta TEUs peti kemas, 8 juta ton CPO, dan 15 juta ton curah kering. "Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres No 43/2017 pada 7 April 2017 sebagai landasan percepatan pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Kijing," tutur dia.
Percepatan pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Kijing dilakukan dalam rangka peningkatan konektivitas, pengembangan infrastruktur kemaritiman, dan pengembangan wilayah di Kalimantan Barat.
(Baca: Pelindo II Ambisi Jadi Operator Pelabuhan Kelas Internasional )
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya mengungkapkan, Pelabuhan Kijing memiliki kapasitas sekitar 2 juta kontainer. Total investasi yang digelontorkan sekitar Rp5,2 triliun.
"Kami segera melakukan pembangunan Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat pada Desember 2017 dengan investasi Rp5,2 triliun. Ini pelabuhan internasional pertama di Kalimantan. Dengan kapasitas 2 juta kontainer," katanya di Hotel Hilton, Bandung, Rabu (25/10/2017).
(Baca: Transformasi Digital, Pelindo II Janji Tak PHK Karyawan )
Mantan bos BPJS Ketenagakerjaan ini menjelaskan, pembangunan pelabuhan ini merupakan ekstensi dari Pelabuhan Pontianak. Pelabuhan ini direncanakan dibagi menjadi empat terminal yakni Terminal Petikemas, Terminal Multipurpose, Terminal Curah Cair dan Terminal Curah Kering.
Pelabuhan Kijing diproyeksikan akan menampung kapasitas hampir 1 juta TEUs peti kemas, 8 juta ton CPO, dan 15 juta ton curah kering. "Presiden Jokowi telah menandatangani Perpres No 43/2017 pada 7 April 2017 sebagai landasan percepatan pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Kijing," tutur dia.
Percepatan pembangunan dan pengoperasian Pelabuhan Kijing dilakukan dalam rangka peningkatan konektivitas, pengembangan infrastruktur kemaritiman, dan pengembangan wilayah di Kalimantan Barat.
(izz)
Lihat Juga :