BJB Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 11:36 WIB
BJB Terbitkan Obligasi...
BJB Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (BJB) memutuskan untuk menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total target dana yang diperoleh sebesar Rp4,5 triliun. Untuk tahap I tahun 2017 ini, diterbitkan sebesar Rp2,5 triliun yang terdiri dari Obligasi sebesar Rp1,5 triliun dan Obligasi Subordinasi sebesar Rp1 triliun sebagai upaya mendiversifikasi instrumen pendanaan dan permodalan dalam rangka ekspansi kredit perusahaan.

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan dana dari hasil obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi kredit. "Dana sebesar Rp1,5 triliun ini akan kita tempatkan khusus untuk kredit konsumer. Perusahaan juga akan menempatkan dana tersebut dalam struktur dan instrumen keuangan yang aman, likuid dan menguntungkan,” ujar lrfan saat konferensi pers Obligasi BJB di Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Skema obligasi yang ditawarkan perseroan pada PUB tahap l tahun 2017 senilai Rp2,5 triliun yang terdiri dari Obligasi sebesar Rp1,5 triliun yang terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A dengan tenor 3 tahun memiliki kupon 7,25%-8%, Seri B tenor 5 tahun denhan kupon 7,75%-8,5%, dan Seri C tenor 7 tahun dengan kupon 8,15%-8,95%.

Sedangkan Obligasi Subordinasi sebesar Rp1 triliun yang terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A memiliki kuponz 8,75%-9,75% dengan tenor 5 tahun dan Seri B memiliki kupon 9%-10,25% dengan tenor 7 tahun dengan pembayaran kupon dilakukan setiap 3 bulan.

Obligasi yang diterbitkan ini mendapatkan peringat ‘idAA(Double A Minus) dan idA (Single A) untuk Obligasi Subordinasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Masa penawaran awal instrumen ini dibuka pada 27 Oktober 10 November 2017, dengan masa penawaran umum diperkirakan akan dilakukan dari 24 November 28 November 2017, serta penjatahan akan dilakukan pada 29 November 2017.

"Adapun pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan dilakukan pada 4 Desember 2017," imbuhnya.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk empat perusahaan penjamin pelaksana emisi yakni BCA Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia, RHB Sekuritas Indonesia dan Sucor Sekuritas. Selain itu. PT Bank Mega, Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbltan instrumen tersebut. Secara total, emiten bersandi saham BJBR ini telah 8 kali menerbitkan Obligasi dan 1 kali menerbitkan Obligasi Subordinasi.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan bank bjb dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan azas prudential banking" tutup Irfan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembangunan Jalan di...
Pembangunan Jalan di Daerah Diharapkan Tetap Perhatikan Keseimbangan Alam
Raih Kembali Kepercayaan,...
Raih Kembali Kepercayaan, Bank Banten Kelola RKUD Provinsi Banten
Pangandaran Raih Penghargaan...
Pangandaran Raih Penghargaan Pembangunan Daerah se-Jawa Barat
Punya 90 Ribu Mitra,...
Punya 90 Ribu Mitra, Armina Daily Bangun Direct Selling hingga Pelosok Nusantara
Serap Rights Issue Bank...
Serap Rights Issue Bank Banten, Mega Karya Anugrah Siapkan Rp1,8 Triliun
Bank Jatim Jajaki Kerja...
Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
25 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
42 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved