Pemerintah Santai Pertamina Protes SPBU Vivo Jual BBM Setara Premium

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 14:56 WIB
Pemerintah Santai Pertamina...
Pemerintah Santai Pertamina Protes SPBU Vivo Jual BBM Setara Premium
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nampak santai dengan protes yang dilayangkan PT Pertamina (Persero), lantaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Vivo menjual bahan bakar minyak (BBM) berkadar research octane number (RON) 89 setara premium. Pertamina menganggap ada ketidakadilan karena SPBU Vivo tidak memiliki kewajiban untuk mendistribusikan BBM di luar Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) dan menjual BBM satu harga.

(Baca Juga: Vivo Akan Ditutup jika Tak Bangun SPBU di Indonesia Timur )

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengungkapkan, pihaknya mengizinkan PT Vivo Energy Indonesia untuk menjual BBM RON 89 semata agar masyarakat memiliki pilihan lebih banyak terhadap BBM. Selain itu, terpenting harga BBM di Indonesia jauh lebih terjangkau.

"Tujuannya satu. Kita kan cuma mikirin bangsa ini. Yang penting harga murah dan terjangkau. Jadi masing-masing punya cara pandang berbeda," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

(Baca Juga: Pertamina Keberatan SPBU Vivo Jual BBM Setara Premium )

Menurutnya, pekan depan Menteri ESDM Ignasius Jonan pun akan mengumpulkan direksi Pertamina guna menjelaskan mengenai hal tersebut. "Nggak. Jadi minggu depan pak Menteri akan mengumpulkan direksi Pertamina, direksi Migas, BPH Migas, SKK Migas," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pertamina mengaku keberatan dengan keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM yang mengizinkan SPBU Vivo menjual BBM dengan kadar oktan yang setara dengan premium. Hal tersebut dinilai akan merugikan perseroan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengaku tidak masalah dengan kehadiran pesaing baru di industri migas Tanah Air. Hanya saja, perseroan tidak sepakat jika pesaing baru tersebut diizinkan menjual BBM setara premium tanpa ada keharusan untuk menjual BBM tersebut di luar wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

"Masalahnya adalah mengapa sekarang diizinkan pesaing menjual premium 88 di tempat-tempat gemuk tanpa ada treatoff seimbang untuk juga melayani non Jamali," katanya saat dihubungi SINDOnews beberapa waktu lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Vivo Akhirnya Naikkan...
Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp10.900 per Liter
Pertamina Pasok 100...
Pertamina Pasok 100 Ribu Barrel BBM ke Vivo Usai Sepakat Kerja Sama B2B
Ini Syarat Jadi Mitra...
Ini Syarat Jadi Mitra SPBU VIVO
Sah! 4 SPBU Swasta Dapat...
Sah! 4 SPBU Swasta Dapat Pasokan BBM dari Pertamina, Shell Masuk Bulan Ini
SPBU Vivo Bakal Jual...
SPBU Vivo Bakal Jual BBM Pesaing Pertalite, Berapa Harganya?
Pengamat Ungkap Penyebab...
Pengamat Ungkap Penyebab Pengguna BBM Pertalite Beralih ke Revvo 89
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
2 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
3 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
3 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved