BI Diminta Keluarkan Jurus Atasi Pelemahan Rupiah

Senin, 30 Oktober 2017 - 12:31 WIB
BI Diminta Keluarkan...
BI Diminta Keluarkan Jurus Atasi Pelemahan Rupiah
A A A
JAKARTA - Rupiah terus bergerak liar alias melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di akhir Oktober ini, bahkan sempat menembus level Rp13.600/USD. Dibanding pelemahan mata uang regional lainya seperti Singapura, rupiah lebih terjun bebas.

President Director Center for Banking Crisis Achmad Deni Daruri mempertanyakan jurus Bank Indonesia (BI) untuk menangani pelemahan tersebut. "Seakan-akan tidak ada Bank Indonesia dalam NKRI ini. Kemana jurus Gubernur BI," kata dia dalam rilisnya, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Pelemahan mata uang di Asia memang karena perekonomian AS terus membaik. Tren perekonomian Amerika terus positif baik kebijakan fiskal oleh pemerintah AS, maupun kebijakan moneter yang di lakukan the Fed.

Bank Sentral seperti Singapura telah menyiapkan instrument moneter yang inovatif dan antisipatif, sehingga perkembangan perekonomian Amerika tidak signifikan memengaruhi mata uang Singapura.

Otoritas Moneter Singapura, kata dia, menggunakan pertukaran mata uang dolar Singapura sebagai instrumen utama kebijakan moneter bukan suku bunga. Ini memudahkan, otoritas bank central untuk melakukan penyesuaian kebijakan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi global.

Beda dengan rupiah, BI kelihatan agak gugup mengantisipasi perkembangan ekonomi AS, sehinga instrument BI tidak inovatif hanya intervensi pasar, yang hanya menghabiskan cadangan devisa tanpa efek maksimal pengaruhnya.

BI dituntut harus inovatif dan antispatif terhadap kondisi perekenomian global khusus ekonomi AS. "Gubernur BI pun diharapkan punya jurus baru menguatkan nilai rupiah agar kelihatan bahwa kita memang punya gubernur BI yang berkualitas bukan jurus berkampanye untuk terpilih lagi menjadi Gubernur BI Periode berikutnya," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved