Ekonomi Digital Bantu UKM Menembus Pasar

Selasa, 31 Oktober 2017 - 00:11 WIB
Ekonomi Digital Bantu...
Ekonomi Digital Bantu UKM Menembus Pasar
A A A
JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital yang saat ini semakin masif terjadi di Indonesia, dinilai mampu mendatangkan dampak positif. Salah satunya menurut Institute Development of Economi and Finance (Indef) dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM) untuk menembus pasar.

"Kita sedang memasuki fase revolusi digital memang. Kemunculan e-commerce, fintech sekarang sudah ratusan. Jadi dampaknya memang diharapkan ekonomi digital bisa bermanfaat untuk UMKM. Karena UMKM memiliki kesulitan untuk menembus pasar agak susah," ujar Ekonom Indef Bhima Yudistira saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (30/10).

Selain itu, ekonomi digital juga mempersyaratkan adanya koneksi internet yang lebih bagus. Artinya, hal ini juga akan membuat industri di sektor telekomunikasi di Indonesia semakin berkembang.

"Efeknya ke industri komunikasi 10,88% pertumbuhannya. Pertumbuhannya cukup tinggi. Fintech juga diharapkan bisa menyalurkan kredit hingga ke desa-desa yang unbankable. Orang-orang yang tadinya tidak mendapatkan akses perbankan, sekarang dengan fintech bisa," imbuh dia.

Menurut data Bank Indonesia (BI), tambah dia, nilai transaksi e-commerce dalam satu tahun mencapai Rp75 triliun. "Jadi ini besar sekali," tandasnya.

Sebelumnya, Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai ada dua elemen penting yang harus segera dilakukan pemerintah dalam perkembangan digital. Dua elemen tersebut yakni, infrastruktur internet dan aplikasi.

Hary mengungkapkan, infrastruktur internet harus dikembangkan secara masif karena akan mempercepat kemajuan ekonomi bagi semua lapisan diseluruh daerah."Aplikasi, konten, servis harus diatur, jangan sampai aplikasi, konten dan servis mengganggu sektor lain secara signifikan khususnya yang menghidupi rakyat banyak," kata Hary Tanoesoedibjo Sabtu (28/10).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved