IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket, Rupiah Masih Tak Berdaya
Senin, 06 November 2017 - 12:28 WIB
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket, Rupiah Masih Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I berbalik menghijau, setelah pada pembukaan pagi tadi sempat melemah. Penguatan bursa saham Tanah Air berbanding terbalik dengan rupiah yang masih tak berdaya.
IHSG siang ini kembali meroket ke level 6.047,58 dengan tambahan 8,04 poin atau setara dengan 0,13%. Sedangkan tadi pagi, pasar saham dalam negeri menyusut 9,89 poin atau 0,16% menjadi 6.029,65 dan kemarin IHSG berakhir meningkat 8,43 poin atau 0,14% ke posisi 6.039,54.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas berada di jalur positif dengan sektor penguatan tertinggi yakni industri dasar naik 1,00% serta keuangan meningkat 0,87%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu perdagangan berkurang 0,66%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,23 miliar dengan 5,09 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp53,44 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,05 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp997,3 miliar. Tercatat 166 saham naik, 147 saham turun dan 124 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Sedangkan saham yang tercatat melemah yakni PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), PT BISI International Tbk. (BISI) serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA).
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.530/USD atau semakin ambruk dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.498/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.522-Rp13.546/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini bertengger di level Rp13.526/USD atau merosot dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.502/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.520/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.495/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.493-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan pada level Rp13.529/USD atau tidak lebih baik dibanding perdagangan awal kemarin di level Rp13.500/USD.
IHSG siang ini kembali meroket ke level 6.047,58 dengan tambahan 8,04 poin atau setara dengan 0,13%. Sedangkan tadi pagi, pasar saham dalam negeri menyusut 9,89 poin atau 0,16% menjadi 6.029,65 dan kemarin IHSG berakhir meningkat 8,43 poin atau 0,14% ke posisi 6.039,54.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas berada di jalur positif dengan sektor penguatan tertinggi yakni industri dasar naik 1,00% serta keuangan meningkat 0,87%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu perdagangan berkurang 0,66%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,23 miliar dengan 5,09 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp53,44 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,05 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp997,3 miliar. Tercatat 166 saham naik, 147 saham turun dan 124 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Sedangkan saham yang tercatat melemah yakni PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), PT BISI International Tbk. (BISI) serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA).
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.530/USD atau semakin ambruk dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.498/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.522-Rp13.546/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini bertengger di level Rp13.526/USD atau merosot dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.502/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.520/USD atau memburuk dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.495/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.493-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan pada level Rp13.529/USD atau tidak lebih baik dibanding perdagangan awal kemarin di level Rp13.500/USD.
(akr)
Lihat Juga :