Rupiah Berakhir Melemah Saat Lompatan USD Terhenti
Senin, 06 November 2017 - 17:17 WIB
Rupiah Berakhir Melemah Saat Lompatan USD Terhenti
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (6/11/2017) ditutup masih sulit keluar dari tekanan. Kejatuhan mata uang garuda mengiringi penguatan USD yang sedikit tertahan.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.520/USD atau tidak lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.495/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.493-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini semakin memburuk ke level Rp13.524/USD dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.498/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.517-Rp13.546/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.520/USD atau semakin anjlok dari penutupan sebelumnya yang bertengger di level Rp13.502/USD.
Sementara rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan di level Rp13.529/USD atau melemah dibanding perdagangan akhir pekan kemarin di level Rp13.500/USD.
Seperti dilansir Reuters, USD sedikit berubah pada perdagangan pekan ini, setelah investor mengambil keuntungan usai mata uang Negeri Paman Sam mencetak kinerja terbaik sepekan tahun ini. Meski investor masih memantau perkembangan rencana reformasi pajak yang diusung pemerintahan AS.
USD meningkat tinggi terhadap Yen Jepang di level 114.89 atau menjadi yang terbaik sejak pertengahan bulan Maret. Sedangkan saat melawan beberapa mata uang utama lainnya, USD cenderung mendatar di posisi 94.946 setelah pekan lalu melonjak 1,3% dan menjadi kenaikan mingguan terbesar tahun ini.
Pada awal perdagangan USD sempat melompat dibantu optimisme data ekonomi AS. Meskipun data pertumbuhan upah AS mengecewakan, analis tetap optimis bahwa upah akan meningkat seiring ekspektasi pasar bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan Desember untuk ketiga kalinya tahun ini. Euro terlihat datar terhadap USD di posisi 1.16065.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.520/USD atau tidak lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.495/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.493-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini semakin memburuk ke level Rp13.524/USD dibandingkan penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.498/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.517-Rp13.546/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.520/USD atau semakin anjlok dari penutupan sebelumnya yang bertengger di level Rp13.502/USD.
Sementara rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan di level Rp13.529/USD atau melemah dibanding perdagangan akhir pekan kemarin di level Rp13.500/USD.
Seperti dilansir Reuters, USD sedikit berubah pada perdagangan pekan ini, setelah investor mengambil keuntungan usai mata uang Negeri Paman Sam mencetak kinerja terbaik sepekan tahun ini. Meski investor masih memantau perkembangan rencana reformasi pajak yang diusung pemerintahan AS.
USD meningkat tinggi terhadap Yen Jepang di level 114.89 atau menjadi yang terbaik sejak pertengahan bulan Maret. Sedangkan saat melawan beberapa mata uang utama lainnya, USD cenderung mendatar di posisi 94.946 setelah pekan lalu melonjak 1,3% dan menjadi kenaikan mingguan terbesar tahun ini.
Pada awal perdagangan USD sempat melompat dibantu optimisme data ekonomi AS. Meskipun data pertumbuhan upah AS mengecewakan, analis tetap optimis bahwa upah akan meningkat seiring ekspektasi pasar bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan Desember untuk ketiga kalinya tahun ini. Euro terlihat datar terhadap USD di posisi 1.16065.
(akr)