Satgas Investasi Minta Perusahaan Lengkapi Perizinan

Selasa, 07 November 2017 - 09:19 WIB
Satgas Investasi Minta...
Satgas Investasi Minta Perusahaan Lengkapi Perizinan
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas Waspada Investasi meminta kepada perusahaan yang melakukan kegiatan investasi untuk melengkapi perizinan dari lembaga yang berwenang. Bahkan bagi perusahaan yang sudah masuk dalam daftar investasi ilegal bisa dikeluarkan jika izinnya sudah terpenuhi.

"Kalau izinnya sudah sesuai, Satgas akan mencabut dari daftar investasi ilegal," ujar Kepala Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing ketika dihubungi di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Tongam yang juga menjabat sebagai Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar masyarakat harus memerhatikan 2L dalam menyikapi penawaran investasi yakni Legal dan Logis. Legal artinya harus ada izin kegiatan usaha. Sedakan Logis artinya harus rasional imbal hasilnya.

Sementara itu, PT Talk Fusion Indonesia (TFI) yang masuk dalam daftar investasi ilegal Satgas Waspada Investasi menyatakan siap memenuhi perizinan yang berlaku di Indonesia.

Manager operasional TFI Rioavianto Soedarno mengatakan, saat ini proses permohonan izin usaha pada Kementerian Perdagangan sedang berlangsung sejak Satgas Waspada Investasi telah memberikan rekomendasinya secara tertulis untuk melanjutkan proses permohonan izin usaha perseroan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia khususnya Satgas Waspada Investasi, Kemendag, BKPM dan APLI sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses permohonan ijin usaha Talk Fusion atas kerjasamanya untuk permohonan ijin usaha TFI,” katanya.

Menurut Rioavianto, perseroan telah menunjukkan sikap koperatif untuk memenuhi seluruh perizinan yang dibutuhkan dalam melakukan kegiatan usahanya di Indonesia. Dimana TFI telah mendapatkan pengakuan dan persetujuan dari pemerintah Indonesia melalui Izin Prinsip No. 1.399/1/IP/PMA/2017 yang dikeluarkan oleh BKPM pada tanggal 7 April 2017. Selain itu, TFI sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penjualan langsung berupa produk jasa layanan video komunikasi (cloud services) telah resmi terdaftar sebagai penyelenggara sistem elektronik pada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

“Karena produk Talk Fusion berbentuk cloud services dan berbeda dengan produk perusahaan-perusahaan penjualan langsung yang ada di Indonesia, maka TFI telah melakukan pendaftaran pada Kominfo. Masyarakat dapat langsung melihat di situs resmi KOMINFO tentang daftar resmi perusahaan PSE yang terdaftar di Indonesia,” papar dia.

Sebagai perusahaan jasa layanan cloud, lanjut dia, maka Talk Fusion berkembang secara online. Sehingga hal ini berakibat Talk Fusion dapat menembus pasar Indonesia pada pertengahan tahun 2012 tanpa izin apapun. Hal ini sama dengan perusahaan-perusahaan online lainnya. (Rakhmat Baihaqi)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
42 menit yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
56 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
1 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
2 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
2 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
3 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved