Euro Tergelincir, Rupiah Bertahan di Zona Hijau

Selasa, 07 November 2017 - 17:02 WIB
Euro Tergelincir, Rupiah...
Euro Tergelincir, Rupiah Bertahan di Zona Hijau
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, ditutup masih bertahan di zona hijau meski kekuatannya sedikit berkurang. Kondisi ini di tengah euro yang tercatat tergelincir terhadap USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.512/USD atau lebih baik dibanding sebelumnya di level Rp13.520/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.493-Rp13.523/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini juga masih bertahan di zona positif ke level Rp13.515/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp13.524/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.493-Rp13.519/USD.

Di sisi lain, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.520/USD atau setara dengan penutupan kemarin.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp13.505/USD atau menguat dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.529/USD.

Seperti dilansir Reuters, euro tergelincir namun masih tetap bertahan dalam kisaran perdagangan baru-baru ini, karena data ekonomi melampaui ekspektasi pasar, membuat investor waspada terhadap kenaikan mata uang tunggal yang lebih rendah.

Sentimen investor terhadap Jerman naik ke rekor tertinggi, data hari ini menunjukkan, karena ekonomi terbesar zona euro mendorong pemulihan ekonomi yang cepat di kawasan ini, dan pertumbuhan di seluruh kawasan menguat pada Oktober.

"Meskipun aset berisiko telah kuat, pasar mata uang pada umumnya telah dikesampingkan karena ada sedikit risiko peristiwa di cakrawala dan sampai kita melihat kejutan besar dalam data ekonomi, pasar mata uang akan terjebak dalam kisaran ketat," kata Thu Lan Nguyen, seorang ahli strategi FX di Commerzbank AG di Frankfurt.

Euro terhadap USD melemah 0,2% ke level 1,1591 pada awal perdagangan. Perdagangan dalam mata uang tunggal telah menjadi sempit sejak Bank Sentral Eropa pada 26 Oktober mengatakan bahwa pihaknya mengurangi pembelian obligasi bulanannya, dengan euro berada dalam kisaran perdagangan setengah persen per hari terhadap USD.

Indeks USD menguat terhadap enam mata uang utama menjadi 94.913, mendekati puncak 10 hari di 95.077 yang dicapai pada Senin. USD tetap solid setelah layanan AS kuat dan data pabrik dirilis sebelum akhir pekan mendukung harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga bulan depan dan mengencangkan lebih lanjut pada 2018.

Bank sentral Australia pada hari ini meninggalkan tingkat suku bunga pada rekor rendah 1,5% dan tampaknya akan tetap dikesampingkan selama berbulan-bulan, dengan inflasi rendah dan konsumen dengan sarat utang berhati-hati.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
28 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
39 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved