Kerja Keras, Pemerintah Tak Kenal Lelah Bangun Infrastruktur
Rabu, 08 November 2017 - 12:24 WIB
Kerja Keras, Pemerintah Tak Kenal Lelah Bangun Infrastruktur
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menyelesaikan target pembangunan infrastruktur dalam kurun waktu 2015-2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus bekerja tiada henti agar infrastruktur semakin berkembang.
(Baca: Infrastruktur Andal Jadi Kunci Utama Tingkatkan Daya Saing )
Sampai akhir 2019 diperkirakan akan terbangun 1.851 kilo meter (km) jalan tol, tersedianya 70.471 liter/detik air bersih melalui pembangunan sistem penyediaan air minum dan sebagainya.
"Dengan target yang demikian besar, pasokan sumber daya konstruksi sangat dibutuhkan. Tanpa adanya dukungan dari stakeholders yang berkecimpung di bidang penyediaan sumber daya konstruksi mustahil kebutuhan tersebut dapat terpenuhi," ujar Plt Dirjen Bina Konstruksi Danis Sumadilaga di Jakarta, Rabu (8/11/2017).
Sementara, Konstruksi Indonesia 2017 merupakan ajang bertemunya stakeholders konstruksi baik dari dalam maupun luar negeri dapat dimanfaatkan sebagai wadah tepat untuk mencari solusi. Sekaligus tempat berkoodinasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung ketersediaan pasokan sumber daya konstruksi.
"Konstruksi Indonesia 2017 dan The Big 5 Construct Indonesia 2017 dirancang sebagai jembatan bagi beragam elemen di sektor konstruksi, mulai dari pihak kontraktor swasta, pemerintah, BUMN, akademisi dan masyarakat luas untuk berbisnis dan berdiskusi sekaligus mendorong perkembangan industri konstruksi yang potensial," jelas dia.
Peserta pameran yang berpartisipasi terdiri dari 222 stand berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Malaysia, Singapura, Iran, Korea dan sebagainya. Konstruksi Indonesia 2017 dan The Big 5 Construct Indonesia 2017 dihelat bersamaan dengan Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017.
Hal tersebut menjadikan ajang tersebut sebagai salah satu pameran dan konferensi konstruksi infrastruktur terbesar di Tanah Air.
Selain pameran, dilaksanakan pula berbagai Workshop menarik. Salah satunya Workshop Konstruksi Indonesia 2017 dengan tema 'Rantai Pasok Penerapan Sumber Daya Konstruksi dalam rangka Mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur'.
(Baca: Infrastruktur Andal Jadi Kunci Utama Tingkatkan Daya Saing )
Sampai akhir 2019 diperkirakan akan terbangun 1.851 kilo meter (km) jalan tol, tersedianya 70.471 liter/detik air bersih melalui pembangunan sistem penyediaan air minum dan sebagainya.
"Dengan target yang demikian besar, pasokan sumber daya konstruksi sangat dibutuhkan. Tanpa adanya dukungan dari stakeholders yang berkecimpung di bidang penyediaan sumber daya konstruksi mustahil kebutuhan tersebut dapat terpenuhi," ujar Plt Dirjen Bina Konstruksi Danis Sumadilaga di Jakarta, Rabu (8/11/2017).
Sementara, Konstruksi Indonesia 2017 merupakan ajang bertemunya stakeholders konstruksi baik dari dalam maupun luar negeri dapat dimanfaatkan sebagai wadah tepat untuk mencari solusi. Sekaligus tempat berkoodinasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung ketersediaan pasokan sumber daya konstruksi.
"Konstruksi Indonesia 2017 dan The Big 5 Construct Indonesia 2017 dirancang sebagai jembatan bagi beragam elemen di sektor konstruksi, mulai dari pihak kontraktor swasta, pemerintah, BUMN, akademisi dan masyarakat luas untuk berbisnis dan berdiskusi sekaligus mendorong perkembangan industri konstruksi yang potensial," jelas dia.
Peserta pameran yang berpartisipasi terdiri dari 222 stand berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Malaysia, Singapura, Iran, Korea dan sebagainya. Konstruksi Indonesia 2017 dan The Big 5 Construct Indonesia 2017 dihelat bersamaan dengan Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017.
Hal tersebut menjadikan ajang tersebut sebagai salah satu pameran dan konferensi konstruksi infrastruktur terbesar di Tanah Air.
Selain pameran, dilaksanakan pula berbagai Workshop menarik. Salah satunya Workshop Konstruksi Indonesia 2017 dengan tema 'Rantai Pasok Penerapan Sumber Daya Konstruksi dalam rangka Mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur'.
(izz)
Lihat Juga :