IHSG Memburuk, Rupiah Siang Ini Kian Terpuruk
Rabu, 08 November 2017 - 12:40 WIB
IHSG Memburuk, Rupiah Siang Ini Kian Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I semakin ambruk setelah tadi pagi dibuka di zona merah. Pelamaha bursa saham Tanah Air seiring dengan rupiah yang terus bergerak melempem.
IHSG siang ini melemah ke level 6.036,46 dengan berkurang 23,99 poin atau setara dengan 0,40%. Sedangkan tadi pagi, pasar saham dalam negeri melemah 9,21 poin setara 0,15% ke level 6.051,24 dan kemarin IHSG berakhir menguat 9,63 poin setara 0,16% ke level 6.060,45.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini semuanya berada di jalur negatif dengan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar 1,05% dan disusul sektor pertambangan yang melemah 0,98%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,44 miliar dengan 6,72 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp444,47 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,81 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,37 triliun. Tercatat 131 saham naik, 173 saham turun dan 148 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resouyrces Tbk (BYAN), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.526/USD atau memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.515/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.517-Rp13.539/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.525/USD atau semakin melemah dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I juga berada di level Rp13.525/USD atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.512/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.510-Rp13.528/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.524/USD atau jauh memburuk dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.504/USD.
IHSG siang ini melemah ke level 6.036,46 dengan berkurang 23,99 poin atau setara dengan 0,40%. Sedangkan tadi pagi, pasar saham dalam negeri melemah 9,21 poin setara 0,15% ke level 6.051,24 dan kemarin IHSG berakhir menguat 9,63 poin setara 0,16% ke level 6.060,45.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini semuanya berada di jalur negatif dengan sektor infrastruktur melemah terdalam sebesar 1,05% dan disusul sektor pertambangan yang melemah 0,98%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,44 miliar dengan 6,72 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp444,47 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,81 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,37 triliun. Tercatat 131 saham naik, 173 saham turun dan 148 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resouyrces Tbk (BYAN), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Di sisi lain, posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.526/USD atau memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.515/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.517-Rp13.539/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp13.525/USD atau semakin melemah dibanding sesi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I juga berada di level Rp13.525/USD atau tidak lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.512/USD. Pergerakan rupiah hingga siang ini berada pada level Rp13.510-Rp13.528/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.524/USD atau jauh memburuk dibanding perdagangan kemarin di level Rp13.504/USD.
(izz)
Lihat Juga :