Freeport Dukung Petani Ikan Lokal Melalui Budidaya Ikan Nila

Jum'at, 10 November 2017 - 01:23 WIB
Freeport Dukung Petani...
Freeport Dukung Petani Ikan Lokal Melalui Budidaya Ikan Nila
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia melalui Departemen Community Economic Development (CED), terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat asli Papua. Bagi masyarakat Suku Kamoro yang hidup di pesisir selatan Kabupaten Mimika, CED kali ini mengembangkan usaha budidaya ikan dengan media Keramba Jaring Apung. Dari hasil uji coba ini, pada minggu pertama November 2017, berhasil dipanen untuk yang pertama kalinya setelah empat bulan pemeliharaan.

Kegiatan panen perdana ini dipimpin oleh Group Leader Economic Development Lowland PTFI, Moroisa Tirajoh, didampingi Tokoh Pemuda Kamoro Leonardus Tumuka, perwakilan dari Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Komoro (LPMAK), Agus Takati dan kelompok nelayan Kamoro.

Group Leader Lowland-ComDev PT Freeport Indonesia, Moroisa Tirajoh yang akrab disapa dengan nama Roy mengatakan, panen ikan nila sebenarnya kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu.

Roy menjelaskan, pembudidayaan ini merupakan uji coba yang kedua dan pihaknya mulai menebar bibit ikan ini pada bulan Juni 2017 atau sekitar empat bulan lalu. Adapun jenis bibit yang ditebar adalah benih ikan nila, lele dan ikan mas. Pihaknya berharap program yang dijalankan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang intensif.

"Kami juga melakukan pendampingan kepada masyarakat, tetapi karena masyarakat yang mengelola juga punya banyak kegiatan lainnya sehingga keterlibatan masyarakat belum terlalu maksimal," kata Roy pada siaran persnya, Kamis(9/11/2017).

Sementara itu, Tokoh Pemuda Leonardus Tumuka mengatakan, dengan adanya kegiatan budidaya ini diyakininya bisa bermanfaat secara ekonomi ke depannya. Leonardus mengatakan, dengan adanya hal ini masyarakat juga bisa memperoleh ilmu terkait dengan tata cara budidaya, kemudian bisa melihat prosesnya, disertai dengan pendampingan yang dilakukan.

Dirinya berharap jika program ini terus didukung hingga lebih besar skalanya, maka manfaat ekonominya bisa lebih besar pula dirasakan oleh masyarakat yang lebih banyak. Keterlibatan peran Pemerintah Daerah sangat diharapkan dalam proses pemberdayaan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat ini tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Komoro (LPMAK) Agus Takati mengatakan pihaknya sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Freeport ini.

Agus menekankan, akan melakukan pantauan secara rutin untuk melihat perkembangan budidaya yang dilakukan kelompok masyarakat ini. Jika ke depan masyarakat sudah mampu, maka pengembangan tentunya sangat bisa dilakukan.

Dari hasil uji coba yang dilakukan, budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu mudah dalam proses penyortiran, mudah dalam proses panen, aman dari predator atau pemangsa lain, lebih aman dari penyakit, dan aman dari banjir.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Riset FEB UI: Hilirisasi...
Riset FEB UI: Hilirisasi Tambang Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia
Freeport Setor Rp7,73...
Freeport Setor Rp7,73 Triliun ke Pusat dan Daerah atas Keuntungan Bersih 2024
Kronologi Penembakan...
Kronologi Penembakan Helikopter PT Freeport Indonesia di Tembagapura Papua
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Petinggi Freeport Komitmen...
Petinggi Freeport Komitmen Tingkatkan Jumlah Karyawan Asli Papua
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
36 menit yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
2 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
2 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
4 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved