Petinggi Freeport Komitmen Tingkatkan Jumlah Karyawan Asli Papua

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 22:22 WIB
loading...
Petinggi Freeport Komitmen Tingkatkan Jumlah Karyawan Asli Papua
CEO Freeport McMoRan Richard C Adkerson (kanan) saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen memberdayakan sumber daya manusia (SDM) lokal di wilayah operasional perusahaan di Papua.

PTFI merupakan perusahaan afiliasi dari perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.

Chairman of the Board and CEO Freeport McMoRan (FCX) Richard C Adkerson menyatakan, sebagian besar karyawan PTFI telah didominasi oleh orang Papua asli sejak 1996.

"Perusahaan berkomitmen untuk menggandakan jumlah karyawan asli Papua yang belakangan juga mengisi sejumlah posisi manajemen strategis di PTFI," ujarnya, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Bos Freeport Pamer Pekerjakan 98 Persen Orang Indonesia, Jokowi Pun Senang

Berdasarkan catatan PTFI per Juni 2022, jumlah karyawan perusahaan berada di posisi 6.001 orang, di mana 41,36% atau 2.482 orang dari keseluruhan karyawan itu adalah asli Papua.

Sementara, orang Non-Papua tercatat sebanyak 3.368 orang atau 56,12% dari keseluruhan jumlah karyawan tersebut. Sisanya, karyawan asing berjumlah 151 orang atau 2,52% dari keseluruhan gerai yang tersedia.

“Angka itu terus mengalami peningkatan sejak kebijakan 1996 yang saya sahkan saat itu di mana orang-orang Papua mendapatkan keuntungan datang sebagai orang Papua di Freeport, kami membuat komitmen tersebut,” imbuhnya.

Richard mengutarakan bahwa nilai tambah kegiatan penambangan Freeport belakangan juga mengalami peningkatan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat lokal dan adat di sekitaran wilayah operasi.

"Nilai tambah yang semakin besar apabila kita bisa memperluas operasi terkait dengan lapangan kerja, pendapatan untuk masyarakat lokal, pemerintah dan investor kita harus ingat betapa nilai tambah yang besar berasal dari proses penambangan dan hilirisasi ini,” ucap Richard.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1365 seconds (10.55#12.26)