Iklim dan Hama Sebabkan Serapan Beras Tersendat

Jum'at, 10 November 2017 - 03:33 WIB
Iklim dan Hama Sebabkan...
Iklim dan Hama Sebabkan Serapan Beras Tersendat
A A A
BANDUNG - Kondisi cuaca yang mayoritas hujan dan banyaknya hama menyebabkan serapan beras Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Barat tersendat. Hingga 6 November 2017, Bulog Divre Jabar baru menyerap 373.256 ton setara beras atau mencapai 61,05% dari target sebesar 611.365 ton.

Melihat kondisi itu, Perum Bulog Jawa Barat akan fokus menyerap beras komersial kelas premium. Dengan skema itu, diharapkan realisasi pengadaan Bulog Jabar bisa maksimal, di samping menyerap gabah dari daerah-daerah yang masih panen.

Kepala Bulog Divre Jabar, Sugit Tedjo Mulyono mengatakan, melalui penyerapan beras premium dan gabah, pihaknya berharap realisasi pengadaan bisa mencapai 85% hingga akhir tahun. "Perubahan musim mempengaruhi serapan beras kami, tetapi yang paling memengaruhi serangan hama dan sisanya karena banjir," kata Sugit, Kamis (9/11/2017).

Kondisi iklim dan hama, menurut dia, membuat semakin menipisnya daerah yang panen. Bulog, lanjut dia, harus bersaing dengan bandar dan tengkulak untuk mendapatkan beras dari petani. Belum lagi, tidak sedikit beras Jabar yang diambil ke daerah lainnya.

Namun demikian, Bulog Jabar tetap optimistis serapan beras hingga akhir tahun akan sesuai target. Karena, tidak sedikit petani yang saat ini masih dalam musim tanam. Sementara bagi petani yang sudah tanam padi awal Oktober, diperkirakan baru panen sekitar akhir Desember dan Januari.

"Tetapi sekarang masih ada yang panen-panen dikit. Walaupun harganya luar biasanya," pungkas dia. Mahalnya harga beras, juga menyulitkan Bulog menyerap beras petani.

Namun, agar serapan sesuai harapan, pihaknya tetap akan menyerap kendati beras premium. Bulog tidak mematok harga pembelian beras premium, tetapi yang terpenting di bawah harga pasar. Pihaknya pun tak membidik keuntungan tinggi selama bisa mengejar pengadaan dan mendapat selisih dari penjualan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serapan Beras Bulog...
Serapan Beras Bulog Tertinggi sepanjang Sejarah, Jawa Barat Kontributor Terbesar Nasional
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
Fakta Menarik Beras...
Fakta Menarik Beras Bulog Dioplos, Dijual Mahal hingga Bakal Diselundupkan ke Timur Leste
Kendalikan Harga Beras...
Kendalikan Harga Beras Jelang Akhir Tahun 2025, Begini Jurus Bulog
Beras Bulog Bakal Dijual...
Beras Bulog Bakal Dijual Murah Rp 8.000/Kg, Ini Syaratnya
Dikasih Izin Impor Beras...
Dikasih Izin Impor Beras 500.000 Ton, Bulog Baru Datangkan 191.792 Ton
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
5 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
6 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
6 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
6 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved