IHSG Ditutup Makin Tak Berdaya Saat Bursa Asia Tertekan
Jum'at, 10 November 2017 - 16:37 WIB
IHSG Ditutup Makin Tak Berdaya Saat Bursa Asia Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup ambruk makin dalam ke zona merah setelah kemarin melemah. Bursa saham Tanah Air ditutup turun ke level 6.021,83 atau melemah 20,63 poin setara dengan 0,34%.
IHSG pada siang tadi melemah ke level 6.026,47 dengan berkurang 15,99 poin atau setara 0,26%. Sedangkan pembukaan tadi pagi, pasar saham dalam negeri naik tipis sebesar 2,17 poin setara 0,04% ke level 6.044,63 dan kemarin IHSG ditutup turun ke level 6.042,46 atau melemah 6,92 poin setara dengan 0,11%.
Sektor saham dalam negeri mayoritas melemah dengan sektor perdagangan melemah terdalam sebesar 1,19% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu aneka industri yang naik 0,65%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,16 triliun dengan 10,320 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,09 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,30 triliun. Tercatat 147 saham menguat, 196 saham melemah dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp250 menjadi Rp4.600, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik Rp101 menjadi Rp525, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) naik Rp80 menjadi Rp3.380.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.250 menjadi Rp76.000, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) melemah Rp46 menjadi Rp454, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) melemah Rp40 menjadi Rp3.650.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia mendapat tekanan pada hari ini menyusul pelemahan yang lebih lemah dari Wall Street setelah anggota Partai Senat mengumumkan rencana reformasi pajak mereka kemarin.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 jatuh 0,82% atau 187,29 poin ke level 22.681,42, memperpanjang kerugian dari kemarin. Di Korea Selatan, Indeks Kospi melemah 0,3% menjadi 2.542,95. Padahal, sektor manufaktur seperti saham Posco naik 1,25%, namun saham blue chip seperti saham SK Hynix ditutup turun 0,49%, saham LG Electronics turun 1,67%, dan saham Hyundai Motors turun 0,64% pada penutupan hari ini.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup turun 0,33% ke level 6.029,37 karena sektor material mengalami kerugian pada lebih luas seperti saham Rio Tinto ditutup melemah 2,26% dan saham BHP turun 1,96%.
Sementara pasar daratan China melawan tren di kawasan tersebut dengan ditutup sedikit lebih tinggi. Shanghai Composite naik tipis 0,16% ke level 3.433,35 dan Shenzhen Composite menguat 0,52% ke level 2.039,17.
IHSG pada siang tadi melemah ke level 6.026,47 dengan berkurang 15,99 poin atau setara 0,26%. Sedangkan pembukaan tadi pagi, pasar saham dalam negeri naik tipis sebesar 2,17 poin setara 0,04% ke level 6.044,63 dan kemarin IHSG ditutup turun ke level 6.042,46 atau melemah 6,92 poin setara dengan 0,11%.
Sektor saham dalam negeri mayoritas melemah dengan sektor perdagangan melemah terdalam sebesar 1,19% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu aneka industri yang naik 0,65%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,16 triliun dengan 10,320 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,09 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,30 triliun. Tercatat 147 saham menguat, 196 saham melemah dan 129 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp250 menjadi Rp4.600, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik Rp101 menjadi Rp525, dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) naik Rp80 menjadi Rp3.380.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.250 menjadi Rp76.000, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) melemah Rp46 menjadi Rp454, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) melemah Rp40 menjadi Rp3.650.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia mendapat tekanan pada hari ini menyusul pelemahan yang lebih lemah dari Wall Street setelah anggota Partai Senat mengumumkan rencana reformasi pajak mereka kemarin.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 jatuh 0,82% atau 187,29 poin ke level 22.681,42, memperpanjang kerugian dari kemarin. Di Korea Selatan, Indeks Kospi melemah 0,3% menjadi 2.542,95. Padahal, sektor manufaktur seperti saham Posco naik 1,25%, namun saham blue chip seperti saham SK Hynix ditutup turun 0,49%, saham LG Electronics turun 1,67%, dan saham Hyundai Motors turun 0,64% pada penutupan hari ini.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 ditutup turun 0,33% ke level 6.029,37 karena sektor material mengalami kerugian pada lebih luas seperti saham Rio Tinto ditutup melemah 2,26% dan saham BHP turun 1,96%.
Sementara pasar daratan China melawan tren di kawasan tersebut dengan ditutup sedikit lebih tinggi. Shanghai Composite naik tipis 0,16% ke level 3.433,35 dan Shenzhen Composite menguat 0,52% ke level 2.039,17.
(izz)
Lihat Juga :