USD Naik Tipis, Rupiah Sore Ini Langsung Memburuk

Jum'at, 10 November 2017 - 17:25 WIB
USD Naik Tipis, Rupiah...
USD Naik Tipis, Rupiah Sore Ini Langsung Memburuk
A A A
JAKA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup ambruk dibanding penutupan sebelumnya. Kondisi ini di tengah USD yang menguat tipis terhadap beberapa mata uang lainnya.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.543/USD atau melemah cukup dalam dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.516/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran level Rp13.508-Rp13.579/USD.

Data Yahoo Finance, rupiah sore ini berada di level Rp13.522/USD atau ambruk dari posisi kemarin di level Rp13.512/USD. Pergerakan rupiah sendiri berada di kisaran harian Rp13.503-Rp13.535/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.520/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.530/USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini berada pada level Rp13.514/USD atau stagnan dari posisi perdagangan kemarin.

Seperti dilansir Reuters, USD naik tipis karena lonjakan yield obligasi Treasury AS mendorong beberapa investor untuk membeli greenback setelah beberapa penjualan terakhir. Namun, greenback ditetapkan untuk penurunan mingguan terbesar dalam empat pekan karena investor kecewa atas tagihan pajak AS tertunda yang mungkin akan tertunda sampai 2019.

"Saya tidak berpikir pasar sangat berharap dengan diterimanya tagihan pajak AS pekan ini untuk memulai dengan begitu, sehingga reaksi acuh tak acuh dari pasar sangat diharapkan," kata Lutz Karpowitz, ahli strategi FX di Commerzbank di Frankfurt.

Terhadap sejumlah besar mata uang, USD naik tipis 0,2%, namun tetap mengalami pelamahan mingguan terbesar sampai pekan yang berakhir 15 Oktober.

Meski demikian, USD terhadap yen flat di level 113,53, atau turun 0,6% sepanjang pekan ini dan jauh di bawah level tertinggi delapan bulan di level 114,737.

Euro terhadap USD juga tercatat flat di level 1,1639 atau naik 0,3% sepanjang pekan ini dan bertahan di atas level terendah dalam 3,5 bulan di posisi 1,1553.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
21 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved