Industri Inggris Melompat Tinggi di September

Jum'at, 10 November 2017 - 22:22 WIB
Industri Inggris Melompat...
Industri Inggris Melompat Tinggi di September
A A A
JAKARTA - Output Industri Inggris tumbuh tercepat sejauh ini sepanjang tahun 2017 pada bulan September, menurut angka resmi. Tercatat produksi industri meningkat 0,7% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, seperti disampaikan Kantor Statistik Nasional (ONS) usai mendapatkan dorongan dari mesin dan peralatan.

Seperti dilansir BBC, Jumat (10/11/2017) data terpisah menunjukkan defisit perdagangan Inggris untuk barang dan jasa berkurang lebih dari yang diharapkan pada bulan September. Namun output kontruksi turun 1,6% di bulan ini menurut ONS.

Peningkatan produksi industri tercatat lebih baik dari perkiraan analis, dan pertumbuhan tercepat terlihat sejak Desember tahun lalu. Output dari sub sektor industri yakni manufaktur juga naik 0,7% pada bulan September.

"Produksi industri telah meningkat selama enam bulan berturut-turut, seperti yang pernah dicapai 23 tahun lalu. Namun pemulihan output manufaktur bisa terkena dampak dari kenaikan harga minyak," ucap Kepala Ekonom Pantheon Macroeconomics Samuel Tombs.

Defisit perdagangan barang dan Jasa Inggris berkurang tipis antara Agustus dan September 2017 menjadi 2,75 miliar poundsterling, terutama karena perdagangan ekspor menguat sebesar 1,3 miliar pounds. Meskipun demikian, kinerja perdagangan Inggris sepanjang kuartal ketiga secara keluruhan masih memburuk berdasarkan data ONS.

Dalam tiga bulan sampai September 2017, defisit perdagangan Inggris secara keseluruhan meluas, terutama disebabkan oleh meningkatnya impor, termasuk mesin, non-moneter emas dan bahan bakar.

Data output konstruksi jauh lebih lemah dari yang diharapkan. Juga jatuh tajam di September dari Agustus, ketika output hanya naik 1,1% dari tahun sebelumnya menjadi yang terlemah sejak Maret tahun lalu. ONS mengatakan data ekonomi tidak memperkirakan akan ada perubahan untuk estimasi awal bahwa ekonomi Inggris tumbuh 0,4% pada kuartal ketiga tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved