Awas, Rupiah Berpeluang Lanjutkan Pelemahan

Senin, 13 November 2017 - 08:16 WIB
Awas, Rupiah Berpeluang...
Awas, Rupiah Berpeluang Lanjutkan Pelemahan
A A A
JAKARTA - Dengan terjadinya pelemahan rupiah membuka peluang pelemahan lanjutan, terutama dengan minimnya sentimen dari dalam negeri.

Pelemahan yang ada diharapkan dapat lebih terbatas sehingga rupiah masih memiliki peluang untuk dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya.

"Tetap waspada terhadap berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran level support Rp13.535/USD dan resisten Rp13.535/USD. Sementara, pergerakan rupiah akhir pekan kemarin cenderung berbalik melemah seiring minimnya sentimen dari dalam negeri meskipun pergerakan USD cenderung masih melanjutkan pelemahannya.

Laju USD yang melemah masih terkait dengan perkiraan pelaku pasar terhadap kemungkinan tertundanya pembahasan reformasi perpajakan AS. Adanya kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan dan juga Maroko pada beberapa bidang tidak cukup kuat mengangkat rupiah.

Anggota Senat AS dari Partai Republik mengumumkan proposal pajak yang berbeda dengan RUU yang diajukan mitra mereka di parlemen dalam beberapa aspek. Perbedaan tersebut termasuk pada bagaimana perlakuan tarif pajak perusahaan, pemotongan pajak untuk pajak negara bagian dan regional, serta pajak pertanahan.

"Para Senat AS mengajukan proposal pemangkasan tarif pajak perusahaan menjadi 20% dari 35%. Akan tetapi, mereka menginginkan realisasi rencana tersebut dimulai pada 2019," jelas Reza.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
1 jam yang lalu
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
9 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
11 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
12 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
14 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
14 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved