IHSG Awal Pekan Dibuka Menghijau meski Bursa Asia Loyo

Senin, 13 November 2017 - 09:13 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka...
IHSG Awal Pekan Dibuka Menghijau meski Bursa Asia Loyo
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis setelah akhir pekan kemarin di ditutup di area negatif. IHSG sesi pagi dibuka naik 2,56 poin setara 0,04% ke level 6.024,38 meski bursa saham Asia tergelincir.

Sementara, bursa saham Tanah Air pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun ke level 6.021,83 atau melemah 20,63 poin setara dengan 0,34%.

Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di jalur positif dengan sektor infrastruktur naik 0,57% dan sektor yang melemah terdalam yaitu konsumer yang melemah 0,30%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp13 miliar dengan 4 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp2,56 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp10,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp8,05 miliar. Tercatat 14 saham naik, 21 saham turun dan 9 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT United TRactors Tbk (UNTR) naik Rp175 menjadi Rp32.900, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 menjadi Rp7.375, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp50 menjadi Rp7.100.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp125 menjadi Rp20.525, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp100 menjadi Rp9.800, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp50 menjadi Rp14.550.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia tergelincir pada perdagangan Senin pagi ini setelah saham AS ditutup melemah pada akhir pekan kemarin.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,87% pada awal perdagangan, dengan sektor perdagangan dan keuangan sebagian besar lebih rendah. Saham yang terkait dengan energi secara luas mixed, di mana shaam Fuji Oil Holding naik 1,32% dan saham Inpex turun 1,52%.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun tipis 0,24%, karena kenaikan saham produsen mobil dan kosmetik diimbangi dengan kerugian sektor manufaktur. Saham Amorepacific naik 1,25%, saham Hyundai Motor melonjak 2,91%, dan saham Samsung Heavy turun 2,38%.

Bursa saham Austrlia, S&P/ASX 200 tergelincir 0,18%. Kerugian moderat di sektor keuangan tertimbang berat, yang turun 0,58%, membebani indeks yang lebih luas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
4 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
5 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
5 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
5 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved