Perusahaan China Bangun Real Estate di Israel

Selasa, 14 November 2017 - 16:17 WIB
Perusahaan China Bangun...
Perusahaan China Bangun Real Estate di Israel
A A A
JERUSALEM - Beijing Construction Engineering Group (BCEG) secara resmi menandatangani kontrak konstruksi sebagai kontraktor utama proyek Neot Ariel Sharon di Kiryat Ono dari Tel Aviv dengan Carasso Real Estate Israel.

Seperti dikutip dari Xinhuanet, Selasa (14/11/2017), hal ini menandai pertama kalinya bagi perusahaan China untuk menandatangani kesepakatan sebagai kontraktor utama dengan sebuah perusahaan real estat Israel.

Wakil Manajer Umum BCEG Chang Yongchun mengatakan, penandatanganan tersebut merupakan awal kerja sama kedua belah pihak, dan ini juga merupakan awal dari bisnis BCEG di Israel. "Kinerja proyek ini akan menjadi dasar yang kokoh bagi kerja sama jangka panjang kami di Israel," kata dia.

BCEG memiliki bisnis di seluruh penjuru China dan berkembang di seluruh dunia. Perusahaan tersebut, dengan kantor cabangnya yang terdaftar di Israel pada Maret 2017, terpilih sebagai kontraktor asing teratas oleh Kementerian Konstruksi dan Perumahan Israel pada Oktober 2016.

Diketahui bahwa proyek ini terletak di Kiryat Ono dari pusat ekonomi Israel di Tel Aviv, mencakup area seluas 25.000 meter persegi. Enam bangunan untuk tempat tinggal akan dibangun dengan hampir 800 unit rumah. Proyek ini akan selesai dalam enam tahap dan fase pertama akan mencakup area seluas 9.000 meter persegi.

CEO Carasso Real Estate, Dan Parness mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Carasso bekerja sama dengan perusahaan China dan ini juga merupakan pertama kalinya bagi perusahaan China untuk bekerja sama dengan perusahaan real estat Israel sebagai model kontraktor utama.

Menurutnya, kualitas dan efisiensi perusahaan konstruksi China selalu luar biasa. "Israel memiliki pasar real estat yang makmur. Kami menantikan kerja sama yang saling menguntungkan dan peluang yang luas untuk masa depan dengan mitra China kami," kata Parness.

BCEG yang didirikan pada 1953, sekarang telah berkembang menjadi kelompok daya saing di pasar global dan terdaftar di antara 250 kontraktor internasional terbesar di dunia. Proyek utama BCEG di luar negeri yang saat ini sedang dibangun termasuk Manchester Airport City di Inggris, Pusat Medis Texas AS, Landmark Waterfront di Thailand dan Pusat Bisnis Kongo Brazzaville.

Sementara Carasso didirikan pada 1933, sebagai salah satu dari 10 perusahaan real estat terkemuka di Israel. Bisnisnya berkisar dari tempat tinggal dan bangunan komersial, gedung perkantoran sampai smart building.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
7 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
54 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved