Rupiah dan IHSG Siang Ini Kompak Bertahan di Zona Hijau
Rabu, 15 November 2017 - 12:39 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Kompak Bertahan di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih bertahan di zona hijau di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I hari ini yang juga menguat .
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.544/USD atau masih membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.555/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.534-Rp13.549/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga membaik ke level Rp13.541/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.555/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.541/USD atau lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.550/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.530-Rp13.550/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.539/USD atau menguat dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.542/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini bertahan di zona hijau dengan mendapat tambahan sebesar 8,23 poin setara 0,14% ke level 5.996,52 setelah tadi pagi dibuka naik 14,12 poin setara 0,24% ke level 6.002,41 dan ditutup ambruk cukup dalam hingga kehilangan 33,16 poin setara 0,55% ke level 5.988,29.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor infrastruktur menguat tertinggi sebesar 0,64% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri yang anjlok 0,77%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,27 miliar dengan 8,75 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus 406,16 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,41 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,01 triliun. Tercatat 133 saham naik, 178 saham turun dan 149 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.544/USD atau masih membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.555/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.534-Rp13.549/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini juga membaik ke level Rp13.541/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.555/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.541/USD atau lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.550/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.530-Rp13.550/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.539/USD atau menguat dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.542/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini bertahan di zona hijau dengan mendapat tambahan sebesar 8,23 poin setara 0,14% ke level 5.996,52 setelah tadi pagi dibuka naik 14,12 poin setara 0,24% ke level 6.002,41 dan ditutup ambruk cukup dalam hingga kehilangan 33,16 poin setara 0,55% ke level 5.988,29.
Sektor saham dalam negeri siang ini variatif dengan sektor infrastruktur menguat tertinggi sebesar 0,64% dan sektor yang melemah terdalam yaitu aneka industri yang anjlok 0,77%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,27 miliar dengan 8,75 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus 406,16 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,41 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,01 triliun. Tercatat 133 saham naik, 178 saham turun dan 149 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS).
(izz)
Lihat Juga :