Aptrindo Berharap Ada Terminal Khusus Kontainer Sebelum Pelabuhan

Jum'at, 17 November 2017 - 10:54 WIB
Aptrindo Berharap Ada...
Aptrindo Berharap Ada Terminal Khusus Kontainer Sebelum Pelabuhan
A A A
SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Cabang Tanjung Emas Semarang mengharapkan adanya terminal khusus untuk kontainer sebelum masuk pelabuhan. Karena, selama ini di Kota Semarang tidak ada terminal khusus untuk truk-truk besar, sehingga banyak yang mengantre masuk ke pelabuhan untuk melakukan bongkar muat barang, terpaksa parkir di pinggir jalan.

Ketua DPC Aptrindo Cabang Tanjung Emas Semarang, Supriyono mengatakan, sebenarnya di dalam pelabuhan tepatnya di Pos 4 sudah ada dua tempat parkir, hanya saja diberlakukan parkir progresif, sehari semalam dengan tarif Rp24 ribu.

"Oleh Pelindo, sebenarnya sudah menyiapkan parkir, tapi memang tarif progresif, sehingga banyak yang kosong," ujarnya, Semarang, Jumat (17/11/2017).

Dengan besaran tarif tersebut, kata dia, membuat para sopir merasa keberatan, sehingga memilih untuk parkir di pinggir jalan, yang tarifnya lebih murah. Dia mengaku, dari sisi pengusaha sebenarnya menginginkan parkir yang resmi, karena keamanan lebih terjamin, dibanding parkir di pinggir jalan. "Kita sangat mengarapkan adanya terminal khusus kontainer," imbuhnya.

Sementara terkait rencana pemerintah yang akan menjadikan Terminal Terboyo menjadi terminal truk pada 2018. Supriyono mengaku, sangat setuju, hanya saja di Terminal Terboyo lebih cocok untuk terminal kargo, bukan petikemas.

"Kalau untuk petikemas, kurang cocok, karena cukup jauh dari pelabuhan, tidak mungkin kontainer bolak-balik dari terminal ke pelabuhan," ucapnya.

Pihaknya mengharapkan, jika memang pemerintah bermaksud untuk menyediakan terminal khusus kontainer petikemas jangan terlalu jauh dari pelabuhan, untuk memudahkan distribusi.

Untuk mendukung oprasional truk kontainer dan untuk mempermudah identifikasi truk kontainer yang keluar masuk di Pelabuhan Tanjung emas, DPC Aptrindo Tanjung Emas memasang stiker di armada para anggota.

Sebanyak 200 armada truk yang beroperasional di Pelabuhan Tanjung Emas ditempeli stiker di area Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). "Kemudahan identifikasi ditunjukkan dengan pemasangan barcode pada stiker. Adapun, jika barcode dipindai akan memuat data, nama perusahaan, nama supir, hingga penanggung jawab armada yang bisa dihubungi," tambahnya.

Upaya itu juga untuk mengantisipasi jika terjadi musibah kecelakaan di luar pelabuhan. Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pradigdo mengatakan, dengan adanya pendataan dan pemasangan stiker yang dilakukan Aptrindo ini akan memudahkan pihaknya. "Identitas setiap supir truk kontainer yang keluar atau masuk pelabuhan dapat diketahui," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
26 menit yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
42 menit yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
53 menit yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
1 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
1 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
1 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved