Upaya Mengembalikan Kejayaan Perdagangan Indonesia-Korsel

Sabtu, 18 November 2017 - 14:00 WIB
Upaya Mengembalikan...
Upaya Mengembalikan Kejayaan Perdagangan Indonesia-Korsel
A A A
DI AWAL musim penghujan ini, para eksportir kopi adalah kalangan yang merasakan berlipat-lipat nikmatnya seduhan kopi. Bagaimana tidak, ekspor kopi Indonesia terus menorehkan angka yang positif. Salah satu negara tujuan ekspor yang mencatatkan kenaikan cukup siginifikan adalah Korea Selatan (Korsel).

Sepekan yang lalu, Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa ada peningkatan tajam dari ekspor kopi Indonesia ke Negeri Ginseng. Sepanjang periode Januari-Agustus 2017, ekspor kopi ke Korsel mencapai US$9,42 juta dolar AS atau setara Rp 130 miliar. Pencapaian itu tumbuh 53,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meningkatnya ekspor kopi ke negeri K-POP itu dipicu oleh meningkatnya komsumsi kopi di sana. Berdasarkan laporan media lokal Korsel, rata-rata penduduk negara itu mengkonsumsi 500 gelas kopi selama 2016 atau meningkat 25% dalam satu dekake terkahir. "Hal ini yang mendorong tumbuhnya ekspor kopi dari Indonesia dalam lima tahun terakhir sebesar 14,39%," kata Arlinda, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan.

Selain kopi, produk lain yang ekspornya mengalami kenaikan adalah makanan olahan. Di waktu yang sama, ekspor makanan olahan ke Korea naik sebesar 43,81% menjadi US$57,05 juta jika dibanding periode yang sama tahun sebebelumnya. Beberapa produk makanan yang mengalami peningkatan permintaan, antara lain tembakau, molase, rumput laut, malt, serta wafer.

Memang, dalam lima tahun terakhir, tren ekspor makanan olahan Indonesia ke Korea meningkat sebesar 7,66% dengan nilai ekspor pada tahun 2016 US$ 94,18 juta. "Saat ini yang mulai bergerak cukup baik itu untuk industri makanan olahan. Dalam lima tahun terakhir makanan olahan dari Indonesia ke Korea meningkat," kata Kim in Ho, Director Korea International Trade Association (KITA), lewat keterangan tertulisnya, yang disampaikan kantor perwakilan mereka di Jakarta, Selasa pekan lalu.

Selain kopi dan makanan olahan, apa saja produk Indonesia yang diekspor ke Korea Selatan? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 38/VI/2017 yang terbit Senin (20/11/2017).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Indef Bingung, Strategi...
Indef Bingung, Strategi Perdagangan Indonesia Berorientasi Ekspor atau Impor?
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Ekonom Prediksi Neraca...
Ekonom Prediksi Neraca Dagang Surplus USD406 Juta di Maret 2020
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
25 menit yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
37 menit yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
58 menit yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved