Pemerintah Harus Menekan Kecurangan-Kecurangan

Sabtu, 18 November 2017 - 15:30 WIB
Pemerintah Harus Menekan...
Pemerintah Harus Menekan Kecurangan-Kecurangan
A A A
JANUARI 2015 Korea International Trade Association (KITA) cabang Jakarta resmi beroperasi. KITA Jakarta merupakan perwakilan organisasi dagang Korea Selatan yang ditujukan untuk mempererat hubungan perdagangan antara Korea Selatan dan Indonesia. Salah satu cara mempererat mitra perdagangan itu adalah mempromosikan secara aktif hubungan kerja sama ekonomi Korea-Indonesia yang lebih bersinergi.

KITA juga dihadirkan untuk memfasilitasi perusahaan Korea yang ingin menancapkan modalnya di Indonesia. Saat KITA Jakarta didirikan, ada sekitar 2.200 perusahaan asal Korea yang berbisnis di Indonesia. Saat ini jumlah itu tentu saja sudah bertambah seiring makin membesarnya investasi asal Negeri Ginseng itu.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai asing investasi Korea di Indonesia pada Januari-September 2017 mencapai US$1,4 miliar atau 5,9% dari total PMA Indonesia yang mencapai US$23,77 miliar. Jumlah itu menempatkan Korea menjadi negara dengan jumlah investasi asing terbesar keempat di Indonesia tahun ini.

Jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 260 juta jiwa tentu menjadi magnet bagi perusahaan Korea untuk membiakkan dananya di sini. Pertumbuhan ekonomi kita yang juga relatif tertinggi di dunia semakin memperkuat minat investor asal Korea. Banyak sektor bisnis yang dimasuki para investor Korea, seperti elektronik, tekstil, dan juga baja.

"Sektor industri yang menarik bagi Korea di Indonesia adalah industri baja," kata Kim in Ho, Director Korea International Trade Association (KITA), kepada SINDO Weekly, lewat jawaban tertulisanya yang disampaikan oleh KITA Jakarta.

Organisasi dagang Korea yang memiliki anggota sebanyak 70 ribu perusahaan ini juga menyinggung soal hambatan dan kendala yang dihadapi ketika berbisnis di Indonesia.

Bagaimana KITA memandang kerja sama bisnis dengan Indonesia selama ini? Simak wawancara selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 38/VI/2017 yang terbit Senin (20/11/2017).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved