Rupiah Sesi I Lesu, IHSG Masih Tertahan di Zona Merah
Senin, 27 November 2017 - 12:40 WIB
Rupiah Sesi I Lesu, IHSG Masih Tertahan di Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih terlihat lesu untuk meneruskan tren negatif sejak pembukaan pagi tadi. Pelemahan mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih sulit keluar dari zona merah.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.515/USD atau masih memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.504/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.507-Rp13.521/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih tak berdaya ke level Rp13.513/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.500/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.513/USD atau tidak lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada pada level Rp13.500/USD. Pergerakan rupiah berada di kisaran level Rp13.498-Rp13.516/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.511/USD atau menyusut dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.506/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini sulit keluar dari zona merah usai kehilangan 11,05 atau setara dengan 0,18% menjadi 6.056,09 setelah tadi pagi dibuka ke level 6.065,97 dengan penurunan 1,17 poin atau 0,02%. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 3,90 poin atau 0,06% ke posisi 6.067,14.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas berada dalam jalur negatif dipimpim kejatuhan terdalam sektor industri dasar mencapai sebesar 1.21% dan properti kehilangan 0,62%. Sedangkan sektor consumer menguat tertinggi sebesar 0,61% serta tambang 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,63 miliar dengan 4,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus 106,0 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp831,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp725,4 miliar. Tercatat 159 saham naik, 176 saham turun dan 115 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.515/USD atau masih memburuk dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.504/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.507-Rp13.521/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih tak berdaya ke level Rp13.513/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.500/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.513/USD atau tidak lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada pada level Rp13.500/USD. Pergerakan rupiah berada di kisaran level Rp13.498-Rp13.516/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini tertahan di level Rp13.511/USD atau menyusut dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.506/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini sulit keluar dari zona merah usai kehilangan 11,05 atau setara dengan 0,18% menjadi 6.056,09 setelah tadi pagi dibuka ke level 6.065,97 dengan penurunan 1,17 poin atau 0,02%. Sebelumnya pada akhir pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 3,90 poin atau 0,06% ke posisi 6.067,14.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas berada dalam jalur negatif dipimpim kejatuhan terdalam sektor industri dasar mencapai sebesar 1.21% dan properti kehilangan 0,62%. Sedangkan sektor consumer menguat tertinggi sebesar 0,61% serta tambang 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,63 miliar dengan 4,71 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus 106,0 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp831,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp725,4 miliar. Tercatat 159 saham naik, 176 saham turun dan 115 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP).
(akr)
Lihat Juga :