Rupiah Dibuka Anjlok Saat Pounds Dekati Level Tertinggi Dua Bulan
Selasa, 28 November 2017 - 10:31 WIB
Rupiah Dibuka Anjlok Saat Pounds Dekati Level Tertinggi Dua Bulan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka semakin anjlok di kisaran level Rp13.520/USD. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi poundsterling yang melompat tinggi saat investor melakukan konsolidasi jelang KTT Uni Eropa (UE).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada level Rp13.527/USD atau merosot cukup dalam mencapai 16 poin. Posisi ini menyusut dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.511/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.525/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD. Penurunan tipis ini melanjutkan tren negatif rupiah sejak awal pekan kemarin.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.523/USD atau memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD. Pergerakan rupiah sendiri hari ini ada di kisaran level Rp13.515-Rp13.527/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.529/USD atau melemah dari posisi penutupan kemarin yang berada pada level Rp13.508/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.520-Rp13.531/USD.
Seperti dilansir dari Reuters hari ini, Selasa (28/11/2017) poundsterling secara singkat menyentuh level yang mendekati posisi tertinggi dalam dua bulan yakni 1.3383 terhadap USD. Tapi itu hanya menjadi keuntungan awal dan pada perdagangan selanjutnya turun dengan kecenderungan mendatar terhadap dolar pada posisi 1.3351.
Pekan lalu, pounds naik lebih dari satu persen, untuk menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak 15 Oktober. Sementara terhadap Yen Jepang, pounds mendatar pada level 148.41.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada level Rp13.527/USD atau merosot cukup dalam mencapai 16 poin. Posisi ini menyusut dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.511/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.525/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD. Penurunan tipis ini melanjutkan tren negatif rupiah sejak awal pekan kemarin.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.523/USD atau memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD. Pergerakan rupiah sendiri hari ini ada di kisaran level Rp13.515-Rp13.527/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.529/USD atau melemah dari posisi penutupan kemarin yang berada pada level Rp13.508/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.520-Rp13.531/USD.
Seperti dilansir dari Reuters hari ini, Selasa (28/11/2017) poundsterling secara singkat menyentuh level yang mendekati posisi tertinggi dalam dua bulan yakni 1.3383 terhadap USD. Tapi itu hanya menjadi keuntungan awal dan pada perdagangan selanjutnya turun dengan kecenderungan mendatar terhadap dolar pada posisi 1.3351.
Pekan lalu, pounds naik lebih dari satu persen, untuk menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak 15 Oktober. Sementara terhadap Yen Jepang, pounds mendatar pada level 148.41.
(akr)