Rupiah Lesu Saat IHSG Sesi I Masih Belum Bangkit
Selasa, 28 November 2017 - 12:46 WIB
Rupiah Lesu Saat IHSG Sesi I Masih Belum Bangkit
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini lesu, meski penurunannya tidak terlalu besar. Pelemahan mata uang garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berkutat di zona merah.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.512/USD atau sedikit lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.515/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.512-Rp13.527/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.518/USD atau masih menyusut dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.508/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah yakni Rp13.510-Rp13.531/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini turun tipis atau melemah ke level Rp13.521/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD .
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah siang ini tertahan di posisi Rp13.527/USD, terdepresiasi 16 poin dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.511/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini melemah cukup dalam sebesar 46,04 poin setara 0,76% ke level 6.018,55 setelah tadi pagi dibuka turun 16,84 poin atau 0,28% menjadi 6.047,74. Sedangkan awal pekan kemarin ditutup kehilangan 2,553 poin atau 0,042% ke posisi 6.064,58
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir semuanya di zona merah dengan sektor pertambangan mengalami penurunan cukup tajam mencapai 2,36%. Sementara, sektor yakni pertaninan lewat kenaikan tipis 0,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,26 miliar dengan 7,06 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus Rp223,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,22 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,00 triliun. Tercatat 108 saham naik, 250 saham turun dan 130 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN). Sementara, beberapa saham melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.512/USD atau sedikit lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada pada level Rp13.515/USD. Pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.512-Rp13.527/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.518/USD atau masih menyusut dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.508/USD. Siang ini tercatat pergerakan harian rupiah yakni Rp13.510-Rp13.531/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini turun tipis atau melemah ke level Rp13.521/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.520/USD .
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah siang ini tertahan di posisi Rp13.527/USD, terdepresiasi 16 poin dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.511/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini melemah cukup dalam sebesar 46,04 poin setara 0,76% ke level 6.018,55 setelah tadi pagi dibuka turun 16,84 poin atau 0,28% menjadi 6.047,74. Sedangkan awal pekan kemarin ditutup kehilangan 2,553 poin atau 0,042% ke posisi 6.064,58
Sektor saham dalam negeri siang ini hampir semuanya di zona merah dengan sektor pertambangan mengalami penurunan cukup tajam mencapai 2,36%. Sementara, sektor yakni pertaninan lewat kenaikan tipis 0,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,26 miliar dengan 7,06 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing sebesar minus Rp223,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,22 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,00 triliun. Tercatat 108 saham naik, 250 saham turun dan 130 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN). Sementara, beberapa saham melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(akr)
Lihat Juga :