Jokowi Minta Kadin Tak Nyambi Jadi Politikus
Rabu, 29 November 2017 - 15:24 WIB
Jokowi Minta Kadin Tak Nyambi Jadi Politikus
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk tidak mencampuradukan politik dan ekonomi. Hal ini terkait dengan
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 kabupaten, kota, dan provinsi
"Jangan campur aduk, jangan sampai Kadin juga nyambi politikus, misalnya. Ini menjadi campur aduk nanti. Ini pengusaha atau politikus," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Kompas 100 CEO Forum seperti dikutip SINDOnews dari laman resmi Setkab, Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Presiden menekankan pentingnya memberikan sebuah sekat dengan memersilakan urusan politik tapi ekonomi jangan terpengaruh. "Ya terpengaruh enggak apa-apa, tapi dikit saja. Dikit, jangan memengaruhi banyak," ujarnya.
Jokowi sudah mengetahui jawaban pengusaha sejak 2014, di mana para investor selalu wait and see. "Yang di wait and see itu apa, lah wong kita setiap tahun ada Pilkada. Nanti tahun depan lagi wait and see, kok wait and see? Pilpres, Pak. Ya kapan kita akan bekerja kalau seperti itu terus," kata Jokowi.
Presiden mengingatkan bahwa kondisi sudah jelas. Karena itu, Jokowi mengajak semuanya bekerja keras untuk memakmurkan dan menyejahterakan Tanah Air.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 kabupaten, kota, dan provinsi
"Jangan campur aduk, jangan sampai Kadin juga nyambi politikus, misalnya. Ini menjadi campur aduk nanti. Ini pengusaha atau politikus," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Kompas 100 CEO Forum seperti dikutip SINDOnews dari laman resmi Setkab, Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Presiden menekankan pentingnya memberikan sebuah sekat dengan memersilakan urusan politik tapi ekonomi jangan terpengaruh. "Ya terpengaruh enggak apa-apa, tapi dikit saja. Dikit, jangan memengaruhi banyak," ujarnya.
Jokowi sudah mengetahui jawaban pengusaha sejak 2014, di mana para investor selalu wait and see. "Yang di wait and see itu apa, lah wong kita setiap tahun ada Pilkada. Nanti tahun depan lagi wait and see, kok wait and see? Pilpres, Pak. Ya kapan kita akan bekerja kalau seperti itu terus," kata Jokowi.
Presiden mengingatkan bahwa kondisi sudah jelas. Karena itu, Jokowi mengajak semuanya bekerja keras untuk memakmurkan dan menyejahterakan Tanah Air.
(izz)
Lihat Juga :