Rupiah Dibuka Galau Saat USD Menguat di Asia

Kamis, 30 November 2017 - 10:12 WIB
Rupiah Dibuka Galau...
Rupiah Dibuka Galau Saat USD Menguat di Asia
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka mixed (variatif) ketika mata uang Negeri Paman Sam menguat di perdagangan Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.524/USD atau melemah dari posisi penutupan sebelumnya yang berada pada level Rp13.500/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.513-Rp13.528/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.500/USD atau menguat tipis, namun pad apukul 10.00 WIB melemah ke level Rp13.510/USD dengan kisaran level Rp13.500-Rp13.515/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.514/USD atau stabil dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.515/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah dibuka di level Rp13.513/USD atau menguat dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.530/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (30/11/2017), USD menguat di perdagangan Asia setelah data pertumbuhan ekonomi AS cukup optimistis, namun berada di jalur untuk kerugian bulanan terhadap beberapa mata uang karena investor terlihat masih hati-hati menyaksikan kemajuan peraturan reformasi pajak AS.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingan utamaya, naik 0,1% ke level 93.255. Namun, turun 1,4% untuk November.

Data pada Rabu menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan semula pada kuartal ketiga, mencatat kenaikan tercepat dalam tiga tahun, karena peningkatan investasi bisnis pada persediaan dan peralatan mengimbangi moderasi dalam belanja konsumen.

"PDB kuartal ketiga direvisi naik, dan kami juga memiliki kepercayaan konsumen pada hari lain yang benar-benar hebat, tertinggi 17 tahun," kata Jeff Kravetz, ahli strategi investasi regional Bank Wealth Management.

"Selain data ekonomi yang bagus, menurut saya sebagian besar investor fokus pada tagihan pajak. Jika lulus, itu harus memberi kenaikan USD karena reformasi pajak adalah fokus investor pada sebagian besar tahun ini," imbuhnya.

Poundsterling terhadap USD berdiri tegak di perdagangan Asia hari ini dengan harapan bahwa Inggris dan Uni Eropa akan mencapai kesepakatan Brexit. Pound terhadap USD stabil di level 1,3414 setelah naik setinggi level 1,3449 semalam, tertinggi sejak 28 September dan naik 1% untuk bulan ini.

Euro terhadap USD naik 0,1% menjadi 1,1854, bersiap untuk mendapatkan kenaikan 1,8% untuk bulan tersebut. USD menguat 0,1% terhadap yen menjadi 112,00, namun turun 1,5% untuk bulan ini, karena investor terus memantau ketegangan di semenanjung Korea Utara setelah peluncuran rudal terbaru Pyongyang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved