Pengusaha Harap Penyerapan APBD 2018 Tepat Waktu

Senin, 04 Desember 2017 - 18:13 WIB
Pengusaha Harap Penyerapan...
Pengusaha Harap Penyerapan APBD 2018 Tepat Waktu
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha menyambut baik pengesahan RAPBD DKI Jakarta 2018 pada sidang DPRD DKI Jakarta pada Kamis (30/11/2017). Selanjutnya RAPBD tersebut akan digodok di Kemendagri untuk mendapat persetujuan. Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengharapkan proses persetujuan dari Kemendagri tidak berlarut-larut sehingga pertengahan atau pekan ketiga Desember sudah dapat disahkan menjadi APBD tahun 2018.

Penyerapan APBD DKI Jakarta 2018 yang tepat waktu, yang diharapkan sekitar medio Januari atau awal Februari 2018, membuat para SKPD bisa mempersiapkan administrasi penyerapan, termasuk sistem di E-Katalog dan ULP Pengadaan barang dan jasa.

Dan lanjut Sarman, Gubernur dan Wagub bila perlu membuat time schedule target penyerapan di masing-masing SKPD sehingga tidak ada kepala SKPD yang sengaja mengulur-ulur penyerapan sampai waktunya mepet. Mengenai proses penyerapan bisa menjadi salah satu tugas TGUPP, yaitu mengadakan monitoring ke masing-masing SKPD akan penyerapan anggaran.

"Penyerapan APBD ini sangat penting dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta, dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kegairahan ekonomi di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan investor dan menyemangati lahirnya pelaku usaha baru," ujarnya kepada SINDOnews, Senin (4/12/2017).

Dalam tiga tahun terakhir, penyerapan APBD DKI Jakarta sangan rendah sehingga berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi Jakarta. Tahun 2014, penyerapan APBD hanya 50% dari total pagu anggaran Rp72 triliun. Tahun 2015 mencapai 66,18% atau sekitar Rp40 triliun dari total nilai APBD DKI 2015 sebesar Rp73,8 triliun. Dan tahun 2016 sebesar 87% dari total anggaran Rp67,1 triliun.

Sedangkan penyerapan anggaran tahun 2017, diperkirakan hanya sebesar 80%. Belanja pemerintah DKI Jakarta menjadi salah satu stimulan untuk menggerakkan berbagai sektor perdagangan dan industri serta jasa.

"Kita berharap agar penyerapan APBD 2018 mencapai 95% dari total anggaran Rp77 triliun, sehingga SILPA tidak terlalu banyak akan tetapi dapat berputar dalam perdagangan dan bisnis di Jakarta. Dan hal ini perlu komitmen kuat dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta," pungkas Sarman.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Senang Jokowi...
Kadin Senang Jokowi Desak Kepala Daerah Percepat Serapan APBD
Ekonomi DKI Jakarta...
Ekonomi DKI Jakarta Kurang Bertenaga di Akhir 2023, Kemenkeu Beberkan Datanya
Paparkan Program Jakarta...
Paparkan Program Jakarta Funding, Pramono: Mata Anggota Kadin Berbinar-binar
APBD Kabupaten Bekasi...
APBD Kabupaten Bekasi 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Kadin Jakarta Ramal...
Kadin Jakarta Ramal Ekonomi Ibu Kota Akan Terus Naik Jelang Lebaran
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
4 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
22 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
32 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved