IHSG Dibuka Bertambah 26,61 Poin, Bursa Asia Menunduk Lemas
Selasa, 05 Desember 2017 - 09:30 WIB
IHSG Dibuka Bertambah 26,61 Poin, Bursa Asia Menunduk Lemas
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini, dibuka menguat untuk kembali menyentuh level 6.000. IHSG pagi ini bertambah 26,61 poin atau 0,44% ke level 6.024,81.
Sementara, pada perdagangan sebelumnya, IHSG berakhir masih berada di zona hijau dengan sebesar 46,06 poin atau 0,77% menjadi 5.998,19. Sektor saham dalam negeri pada awal perdagangan hari ini mayoritas berada di jalur hijau dipimpin kenaikan tertinggi aneka industri 0,81% dan perdagangan jatuh paling dalam 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,19 miliar dengan 5,43 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp560,86 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,45 triliun. Tercatat 90 saham naik, 52 saham turun dan 309 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp850 menjadi Rp80.000, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp100 ke posisi Rp8.200 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) meningkat Rp75 menjadi Rp8.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) melemah Rp110 menjadi Rp2.950, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) menyusut Rp50 menjadi Rp490 serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menyusut Rp30 menjadi Rp1.880.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (5/12/2017) sebagian besar pasar saham Asia menunduk lemas di tengah kejatuhan saham teknologi, meskipun harapan pemotongan pajak AS mencuat. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang terbebani saat saham Samsung Electronics (005930.KS) kehilangan 1,5%.
Indeks Nikkei Jepang jatuh mencapai sebesar 0,47% atau setara dengan 106,08 poin ke level 22.601,08 ketika saham seperti Tokyo Electron (8035.T) and Shin-etsu Chemical (4063.T) memimpin kerugian cukup dalam. Sementara pasa bursa saham Amerika Serikat, indeks S & P 500 lebih rendah saat Dow Jones meroket.
Di seberang selat Korea, indeks Kospi dibuka menghijau dengan tambahan 0,43% atau 10.70 poin menjadi 2.512,37 sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong berbanding terbalik setelah kehilangan 71,14 poin ke level 29.067,14. Pada daratan China, komposit Shanghai menanjak naik tipis 0.62 poin ke posisi 3.310,24.
Sementara, pada perdagangan sebelumnya, IHSG berakhir masih berada di zona hijau dengan sebesar 46,06 poin atau 0,77% menjadi 5.998,19. Sektor saham dalam negeri pada awal perdagangan hari ini mayoritas berada di jalur hijau dipimpin kenaikan tertinggi aneka industri 0,81% dan perdagangan jatuh paling dalam 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,19 miliar dengan 5,43 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp560,86 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,45 triliun. Tercatat 90 saham naik, 52 saham turun dan 309 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp850 menjadi Rp80.000, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp100 ke posisi Rp8.200 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) meningkat Rp75 menjadi Rp8.300.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) melemah Rp110 menjadi Rp2.950, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) menyusut Rp50 menjadi Rp490 serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menyusut Rp30 menjadi Rp1.880.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (5/12/2017) sebagian besar pasar saham Asia menunduk lemas di tengah kejatuhan saham teknologi, meskipun harapan pemotongan pajak AS mencuat. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang terbebani saat saham Samsung Electronics (005930.KS) kehilangan 1,5%.
Indeks Nikkei Jepang jatuh mencapai sebesar 0,47% atau setara dengan 106,08 poin ke level 22.601,08 ketika saham seperti Tokyo Electron (8035.T) and Shin-etsu Chemical (4063.T) memimpin kerugian cukup dalam. Sementara pasa bursa saham Amerika Serikat, indeks S & P 500 lebih rendah saat Dow Jones meroket.
Di seberang selat Korea, indeks Kospi dibuka menghijau dengan tambahan 0,43% atau 10.70 poin menjadi 2.512,37 sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong berbanding terbalik setelah kehilangan 71,14 poin ke level 29.067,14. Pada daratan China, komposit Shanghai menanjak naik tipis 0.62 poin ke posisi 3.310,24.
(akr)
Lihat Juga :