Inggris dan Uni Eropa Gagal Capai Kesepakatan Soal Brexit

Selasa, 05 Desember 2017 - 11:32 WIB
Inggris dan Uni Eropa...
Inggris dan Uni Eropa Gagal Capai Kesepakatan Soal Brexit
A A A
BRUSSELS - Inggris dan Uni Eropa (UE) telah gagal mencapai kesepakatan untuk maju ke tahap berikutnya dalam pembahasan negosiasi Brexit, seperti disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May. Lebih lanjut Ia menyampaikan bakal kembali gelar pertemuan sebelum akhir pekan dan sangat percaya diri dapat menghasilkan efek positif.

Seperti dilansir BBC, Selasa (5/12/2017) pembicaraan kabarnya terhenti setelah Partai Demokrat Serikat menolak untuk menerima konsesi pada isu perbatasan Irlandia. Namun Downing Street mengatakan, hal itu tidak menjadi masalah yang luar biasa. Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mengatakan, kesepakatan telah dilakukan, tapi Inggris muncul dan mengubah pikiran atas perbatasan Irlandia setelah mendapatkan tekanan dari DUP.

"Saya terkejut dan kecewa bahwa pemerintah Inggris sekarang tampaknya tidak berada dalam posisi untuk menyimpulkan yang disepakati sebelumnya hari ini," katanya kepada konferensi pers di Dublin.

Sementara Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan kedua belah pihak semestinya dapat mewujudkan hal tersebut pada pekan ini, setelah Inggris dan Uni Eropa gagal mencapai kesepakatan penuh mengenai ketentuan Brexit. Juncker menyebut pembicaraan dengan May membahas tenggat waktu bagi Inggris untuk mengajukan penawaran yang lebih baik, demikian seperti dilansir AFP.

"Meski kami berupaya sebaik mungkin dan kami bersama tim kami melakukan kemajuan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir mengenai isu terakhir keluarnya (Inggris dari UE), masih belum memungkinkan mencapai kesepakatan penuh pada hari ini," ujar Juncker kepada awak media usai bertemu dengan PM Inggris Theresa May.

"Saya masih percaya bahwa kita dapat mencapai kemajuan sebelum Dewan Eropa 15 Desember. Hal ini tidak gagal, ini adalah awal dari putaran terakhir. Saya sangat yakin bahwa kita akan mencapai kesepakatan dalam minggu ini," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Respon Blokade Kerang,...
Respon Blokade Kerang, Inggris Dilaporkan akan Deklarasikan 'Perang Air' Terhadap UE
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Uni Eropa Tolak Terapkan...
Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Harga Energi Selangit...
Harga Energi Selangit Bisa Membunuh Ekonomi Uni Eropa
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
4 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
4 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
4 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
5 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
5 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved