Rupiah Tengah Pekan Berakhir Ambruk meski USD Menyusut
Rabu, 06 Desember 2017 - 17:50 WIB
Rupiah Tengah Pekan Berakhir Ambruk meski USD Menyusut
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan hari ini ditutup melemah, setelah gagal memanfaatkan pergerakan mata uang Negeri Paman Sam yang cenderung melemah. USD berangsur mulai tertekan seiring kekhawatiran terkait rencana reformasi pajak yang diusung pemerintahan Donald Trump.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.538/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya Rp13.518/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari bergerak pada kisaran level Rp13.513-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.546/USD atau menyusut dari akhir perdagangan kemarin Rp13.519/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran level Rp13.517-Rp13.548/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini juga masih tak berdaya pada level Rp13.545/USD. Posisi ini memburuk dari penutupan kemarin Rp13.530/USD.
Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini bertengger di level Rp13.524/USD atau lebih rendah dari posisi akhir perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.515/USD.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (6/12/2017) indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lebih rendah 0,1% untuk berada pada posisi 93.297. Terhadap Yen Jepang, USD juga menyusut ke level terendah dalam lima hari menjadi 111.99 atau setengah persen hari ini.
Sementara euro cenderung stabil pada posisi 1.1820 ketika melawan USD. Di sisi lain dolar Australia terpeleset 0,4% ke posisi 0.7580 untuk masih berada dalam tren pelemahan terdalam selama lima bulan yakni 0.7532.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.538/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya Rp13.518/USD. Rupiah sendiri sepanjang hari bergerak pada kisaran level Rp13.513-Rp13.538/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.546/USD atau menyusut dari akhir perdagangan kemarin Rp13.519/USD. Pergerakan harian pada hari ini ada di kisaran level Rp13.517-Rp13.548/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga perdagangan sore hari ini juga masih tak berdaya pada level Rp13.545/USD. Posisi ini memburuk dari penutupan kemarin Rp13.530/USD.
Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini bertengger di level Rp13.524/USD atau lebih rendah dari posisi akhir perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp13.515/USD.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (6/12/2017) indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lebih rendah 0,1% untuk berada pada posisi 93.297. Terhadap Yen Jepang, USD juga menyusut ke level terendah dalam lima hari menjadi 111.99 atau setengah persen hari ini.
Sementara euro cenderung stabil pada posisi 1.1820 ketika melawan USD. Di sisi lain dolar Australia terpeleset 0,4% ke posisi 0.7580 untuk masih berada dalam tren pelemahan terdalam selama lima bulan yakni 0.7532.
(akr)