Penggilingan Padi Terancam Bangkrut, Enggar Keukeuh Tak Ubah HET Beras

Kamis, 07 Desember 2017 - 19:34 WIB
Penggilingan Padi Terancam...
Penggilingan Padi Terancam Bangkrut, Enggar Keukeuh Tak Ubah HET Beras
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan pihaknya tidak akan mengubah harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras. Hal ini diputuskan meski banyak pengusaha penggilingan padi yang terancam gulung tikar akibat kebijakan tersebut.

Dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017, pemerintah telah memutuskan untuk memberlakukan HET untuk penjualan beras. HET diberlakukan per wilayah mulai 18 September 2017.

Untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, HET beras medium sekitar Rp9.450 per kilogram (kg) dan premium Rp12.800 per kg. Sementara untuk wilayah Sumatra lainnya dan Kalimantan, HET beras medium Rp9.950 per kg dan premium Rp13.300 per kg.

Sedangkan untuk Nusa Tenggara Timur, HET beras medium Rp9.500 per kg dan premium Rp13.300 per kg, serta untuk Maluku dan Papua, HET beras medium Rp10.250 per kg dan premium Rp13.600 per kg.

"Tidak, HET untuk beras medium dan premium tidak akan saya ubah. Tetap," tegasnya di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, saat ini beberapa daerah sudah menjual beras premium di bawah HET. Sementara untuk beras medium, masih ada daerah yang menjual di atas harga HET sekitar Rp100-Rp200 per kg.

"Di daerah yang tadi kita sebutkan dilakukan operasi stabilisasi harga yang dilakukan oleh Bulog. Dan kami sudah mengingatkan kembali, kami sudah kirim surat operasi pasar. Dengan dilakukan operasi pasar untuk stabilisasi harga, maka akan meredam harga untuk tidak naik," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Stok Beras 3,3 Juto...
Stok Beras 3,3 Juto Ton, Kemendag Pastikan Aman hingga Lebaran
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pasokan Beras Dipastikan...
Pasokan Beras Dipastikan Cukup hingga Juli 2020
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
21 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
42 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved