Anak Usaha Baru IPC Bidik Aset Rp11,7 Triliun

Senin, 11 Desember 2017 - 13:36 WIB
Anak Usaha Baru IPC...
Anak Usaha Baru IPC Bidik Aset Rp11,7 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC membidik aset Rp11,7 triliun pada 2022. Kehadiran PII yang merupakan perusahaan investasi pertama di Indonesia yang memfokuskan diri pada bisnis kepelabuhanan diharapkan dapat menjawab kebutuhan.

(Baca Juga: IPC Punya Anak Usaha Baru Bidang Investasi )

Selain untuk mengelola pendanaan pada anak perusahaan juga untuk mendukung pengembangan bisnis, peningkatan kapasitas, penguatan, pengelolaan risiko dan investasi. ""Hingga 2022 diproyeksikan mencapai aset sebesar Rp11,7 triliun dengan Return on Equity (ROE) sebesar 16%," ujar Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sambung dia menjelaskan investasi tidak terbatas hanya di area Pelindo II, akan tetapi bisa di private sektor hingga Pelindo I, III, IV. Bahkan menurutnya pada keseluruhan kegiatan port related di Indonesia.

Elvyn menjelaskan, IPC sebagai korporasi tidak berhenti untuk melakukan pengembangan dan inovasi, pembentukan PII diharapkan dapat menjadi alat kerjasama dengan strategic investor dalam rangka ekspansi usaha serta investasi jangka pendek pada pasar sekunder. "Bagaimana kita dukung, wujudkan Indonesia sebagai poros maritim," pungkasnya.

Dalam waktu dekat, IPC juga melakukan initial public offering (IPO) pada anak usahanya yang bergerak dalam bidang pelayanan kapal, PT Jasa Armada Indonesia (JAI). Sebanyak kurang lebih 30% saham dari JAI akan ditawarkan di lantai bursa. Ke depannya pada tahun 2018 dan 2019 terdapat dua lagi anak perusahaan IPC yang juga akan melantai di bursa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Telan Investasi Rp2,37...
Telan Investasi Rp2,37 Triliun, Progres Terminal Kijing Capai 55%
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Integrasi Pelabuhan,...
Integrasi Pelabuhan, Mengantarkan Semanggi Merebut Cuan
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Kinerja Penguasa Pelabuhan...
Kinerja Penguasa Pelabuhan Dihantam Gelombang Lockdown
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved