Produk Fatty Alcohols RI Siap Bersaing Lagi di Pasar Uni Eropa

Jum'at, 15 Desember 2017 - 09:08 WIB
Produk Fatty Alcohols...
Produk Fatty Alcohols RI Siap Bersaing Lagi di Pasar Uni Eropa
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan produk fatty alcohols dari Indonesia siap bersaing kembali ke pasar Uni Eropa. Peluang ini terbuka setelah European Commission (EC) memutuskan untuk menghentikan pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) pada November 2016 atas produk fatty alcohols asal Indonesia.

“Ekspor fatty alcohols ke negara-negara mitra dagang, khususnya ke Uni Eropa diharapkan akan kembali bergairah dan meningkat setelah mengalami sengketa hambatan perdagangan ekspor di Uni Eropa. Peningkatan tersebut tentunya harus dilakukan sejalan dengan peraturan WTO,” jelas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan dalam siaran pers, Jumat (15/12/2017).

Oke menjelaskan, sebelumnya impor fatty alcohols Indonesia mengalami sengketa dalam kasus pengenaan BMAD di Uni Eropa. Besaran margin dumping yang dikenakan yaitu sebesar 45,63 euro/metrik to (MT) hingga 80,34/MT dan berlaku untuk periode lima tahun. BMAD berlaku efektif sejak 8 November 2011 hingga 12 November 2016.

Namun demikian, pada Januari 2012, Indonesia sempat manyampaikan keberatan atas penerapan BMAD tersebut ke General Court of the European Union. Hasilnya, salah satu eksportir berhasil dikeluarkan dari penerapan BMAD. Akhirnya, Pada 11 Desember 2012 Uni Eropa mengeluarkan keputusan mengenai perubahan pengenaan BMAD untuk Indonesia dengan margin dumping sebesar 0 sampai dengan 45,63 euro/MT.

“Pengenaan BMAD ini sempat membuat ekspor fatty alcohols Indonesia ke Uni Eropa mengalami kelesuan,” imbuh Oke.

Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia ke Uni Eropa untuk produk fatty alcohols pada tahun 2011 sebelum pengenaan BMAD mencapai USD148 juta. Sementara itu, pada tahun 2016 setelah pengenaan BMAD, ekspor fatty alcohols turun menjadi USD80 juta. Ini menunjukkan terjadinya penurunan ekspor fatty alcohols sebesar 45% setelah pengenaan BMAD, walaupun ekspor tahun 2016 mulai meningkat kembali dari USD53,12 juta (tahun 2015) menjadi USD81 juta di tahun 2016.

Dengan estimasi peningkatan ekspor sebesar 52% per tahun, maka ekspor fatty alcohols setelah penghentian pengenaan BMAD diperkirakan mencapai USD285 juta pada tahun 2019. “Nilai ini tentunya akan menjadi prestasi tersendiri bagi Indonesia dalam persaingan di pasar Uni Eropa,” ujar Oke.

Penghentian pengenaan BMAD oleh Uni Eropa dan kemenangan bagi Indonesia berdasarkan hasil putusan Appellate Body (AB) WTO tentunya membawa angin segar bagi kinerja ekspor Fatty Alcohols ke Uni Eropa. “Produsen/eksportir di Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan peluang sebaik-baiknya untuk dapat meningkatkan ekspor dan daya saing di pasar Uni Eropa,” tandas Oke.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Ketergantungan,...
Masih Ketergantungan, Impor Jerman dari Rusia Terus Meningkat
Perdana, PTPN Ekspor...
Perdana, PTPN Ekspor Karet Alam Berkelanjutan Standar EUDR
Uni Eropa Tetap Jadi...
Uni Eropa Tetap Jadi Pasar Potensial Komoditas Sawit Indonesia
Sengketa Ekspor Bijih...
Sengketa Ekspor Bijih Nikel RI-Uni Eropa, JAKI Dorong Reformasi WTO
Inggris dan Uni Eropa...
Inggris dan Uni Eropa Bercerai, Saatnya Genjot Ekspor Kopi RI, Teh hingga Kakao
Berlian Rusia Jadi Sasaran...
Berlian Rusia Jadi Sasaran Sanksi, UE Ingin Menggerus Pendapatan Ekspor Moskow
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
9 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
9 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
10 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
11 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved