Inggris dan Uni Eropa Bercerai, Saatnya Genjot Ekspor Kopi RI, Teh hingga Kakao

Jum'at, 19 Februari 2021 - 08:33 WIB
loading...
Inggris dan Uni Eropa...
Kemendag akan menggenjot ekspor komoditas kopi, teh, serta kakao ke Inggris. Langkah ini diambil setelah Inggris tercatat secara resmi berpisah dari Uni Eropa per 31 Januari 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menggenjot ekspor komoditas kopi , teh, serta kakao ke Inggris. Langkah ini diambil setelah Inggris tercatat secara resmi berpisah dari Uni Eropa per 31 Januari 2021.

"Kita punya peluang cukup besar, dengan post brexit ini justru memudahkan Indonesia masuk ke pasar Eropa," ujar Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag Olvy Andrianita dalam konferensi pers secara virtual.

Baca Juga: Ekspor Kopi Tahun Ini Diproyeksikan Mencapai 70.000 Ton Kemendag menilai, ketiga komoditas tersebut adalah produk pertanian yang konsumsinya mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19. Untuk itu, para pelaku usaha harus bisa memanfaatkan peluang pasar di Inggris dan sekitarnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Kasan memaparkan, neraca perdagangan Indonesia terhadap Inggris mengalami surplus pada 2020, namun ekspor ke tiga komoditas tersebut masih rendah.

"Kita akan terus mendorong supaya pasar inggris dari 3 komoditas ini untuk dimaksimalkan. Sebab ada pencabutan lockdown yang sudah berjalan dari Januari. Itu tandanya akan ada relaksasi kegiatan, termasuk aktivitas ekonomi yang mungkin kita juga harus siap-siap memasoknya," ujar kasan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
Harga Bahan Baku Naik,...
Harga Bahan Baku Naik, CW Coffee Justru Luncurkan 4 Menu Baru Seri Tunjangan Produktif
Rekomendasi
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Berita Terkini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved