Natal-Tahun Baru, Pertamina Siapkan Kantong BBM di Area Ini

Jum'at, 15 Desember 2017 - 15:29 WIB
Natal-Tahun Baru, Pertamina...
Natal-Tahun Baru, Pertamina Siapkan Kantong BBM di Area Ini
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyiapkan sejumlah kantong bahan bakar minyak (BBM) yang akan ditempatkan di sejumlah daerah wisata dan jalan tol, yang belum tersedia Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Hal tersebut guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan bakar jelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchammad Iskandar mengungkapkan, daerah wisata menjadi tempat yang harus diwaspadai karena banyak masyarakat yang memilih untuk menikmati liburan bersama keluarga.

Beberapa daerah wisata yang menjadi pantauan Pertamina adalah Sumatera Barat, Yogyakarta, Puncak, Danau Toba, Malang, Batu, dan Brastagi.

Sementar Bali diprediksi akan mengalami penurunan karena masih ada kekhawatiran dengan aktivitas di Gunung Agung. "Polanya sama dengan Lebaran, kita tidak akan lengah di lokasi yang crowded kita prediksi kemacetan seperti Puncak. Kita akan siapkan kantong di SPBU puncak, sehingga kalau ada kemacetan sudah kita antisipasi, kita taruh kantong stok mobil tangki BBM," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Untuk perayaan Natal, beberapa lokasi yang menjadi prioritas Pertamina adalah Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Diperkirakan, peningkatan penggunaan BBM di lokasi tersebut mencapai 10%.

BUMN migas ini juga telah menyiapkan mobil dispenser BBM di sejumlah jalan tol yang tidak memiliki SPBU. "Karena tol sudah cukup panjang, namun rest area belum ada SPBU, jadi ada kios di titik tertentu. Sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM dan non BBM," tutur dia.

Menurutnya, Pertamina telah membentuk satuan tugas (satgas) pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018. Satgas ini bertugas mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

"Kita juga melihat prediksi karena libur bersama Natal dan tahun baru, arus balik maksimal 1 Januari dan 2 Januari prediksinya. Namun itu masih kita duga, tidak bisa berandai. Tetap strategi kita jagain harus sampai 8 Januari," tutur Iskandar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Tepis Hoax, Pertamina...
Tepis Hoax, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman
Tanker Raksasa PERTAMINA...
Tanker Raksasa PERTAMINA PRIDE Siap Salurkan Energi Nasional
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Kilang Beroperasi Normal...
Kilang Beroperasi Normal Selama Nataru, Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman
Subholding Downstream...
Subholding Downstream Pertamina Seharusnya Bikin Operasional Hilir Makin Optimal
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
11 menit yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
24 menit yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
35 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
49 menit yang lalu
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
59 menit yang lalu
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved