Aset 19 Perusahaan Korea Utara dan Individu Dibekukan Jepang

Jum'at, 15 Desember 2017 - 19:32 WIB
Aset 19 Perusahaan Korea...
Aset 19 Perusahaan Korea Utara dan Individu Dibekukan Jepang
A A A
SEOUL - Jepang memperluas sanksi terhadap Korea Utara (Korut) dalam upaya memberikan tekanan kepada Pyongyang atas program-program nuklir dan rudal yang diusung Presiden Korut Kim Jong Un. Jepang kembali menjatuhkan sanksi, kali ini Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengatakan 19 aset dari perusahaan dan perseorangan akan dibekukan.

Seperti dilansir BBC, Jumat (15/12/2017) perusahaan yang masuk dalam daftar hitam itu seperti bank, industri mineral dan batu bata, serta transportasi. Selain itu tercatat lebih dari 210 organisasi dan individu-individu yang berasal dari negara-negara termasuk China dan Rusia sekarang menjadi target. Perpanjangan sanksi yang diterapkan Jepang dijatuhkan menjelang pertemuan Dewan Keamanan PBB, akhir pekan ini.

Pemerintahan Jepang juga menegaskan sanksi yang pernah diberikan sebelumnya ke Korea Utara merupakan reaksi atas peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) yang melewati wilayah Jepang pada September 2017. "Korea Utara meluncurkan misil balistik ICBM yang mendarat di zona ekonomi eksklusif kami dan terus menerus mengulangi komentar provokatif," ujar Suga.

Lebih lanjut Suga mengutarakan, sanksi lanjutan siap diberikan tidak berhenti hanya pada pembekuan aset untuk memberikan tekanan kepada Pyongyang. Dia juga menyatakan masih banyak sanksi yang akan dijatuhkan untuk menekan Korea Utara selama beberapa waktu ke depan. Pihak Jepang juga telah memberlakukan pembatasan ketat Korea Utara, termasuk larangan perdagangan dan terkait pelabuhan.

Sebelumnya, pada awal November 2017, Jepang telah memberi sanksi keras terhadap Korea Utara dengan membekukan 35 aset milik lembaga dan perseorangan. Korea Selatan dan Amerika Serikat juga melayangkan sanksi sepihak terhadap Korea Utara, selain sanksi yang diberlakukan oleh PBB. Rapat Dewan Keamanan PBB pada akhir pekan ini ditujukan untuk menemukan cara-cara damai dalam menekan Korea Utara untuk menghentikan para tes nuklir dan rudal balistik dan denuclearize Semenanjung Korea.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
3 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
3 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
3 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
4 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved