Bea Cukai Tambah Tiga Laboratorium dan Mobile Laboratorium Baru

Senin, 18 Desember 2017 - 16:16 WIB
Bea Cukai Tambah Tiga...
Bea Cukai Tambah Tiga Laboratorium dan Mobile Laboratorium Baru
A A A
SEMARANG - Bea Cukai kembali menambah laboratorium Bea dan Cukai sebagai laboratorium satelit dari Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB). Tiga laboratorium satelit yang didirikan di Tanjung Emas, Merak dan Bandar Lampung serta mobile laboratorium diresmikan Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi hari Senin di Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Semarang.

Ketiga laboratorium satelit dan mobile laboratorium tersebut diyakini dapat mempercepat pelayanan terhadap pengujian dan identifikasi barang ekspor impor yang tentunya turut mendukung percepatan dwelling time sebagai program pemerintah untuk meningkatkan Logistic Performance Index Indonesia.

Heru mengungkapkan, saat ini Bea Cukai telah memiliki tiga BPIB di Jakarta, Medan, dan Surabaya yang telah terakreditasi ISO 17025:2008, serta tiga laboratorium satelit yang telah mendukung tugas dan fungsi Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Soekarno-Hatta, dan Dumai.

"Salah satu peran yang diharapkan dari BPIB, dapat melakukan pengujian dan identifikasi barang secara cepat, tepat dan akurat untuk memberikan kepastian penetapan tarif pos guna menetapkan besaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). Tiga laboratorium satelit dan mobile laboratorium yang baru ini akan membantu peran BPIB dalam mempercepat pemeriksaan barang," terang dia.

Selain berperan dalam membantu pengujian dan identifikasi barang, BPIB juga telah berperan dalam upaya penggagalan penyelundupan mulai dari narkotika hingga penggagalan ekspor ilegal mutiara budidaya laut, dan penyelundupan berlian.

"BPIB telah berperan dalam menggagalkan ekspor ilegal mutiara senilai Rp45 miliar, dan perhiasan berlian senilai Rp2 miliar," ujar Heru.

Sementara, khusus untuk narkotika, BPIB juga telah berperan dalam mengidentifikasi berbagai jenis narkotika dan New Psychoactive Substance (NPS). Sepanjang 2017 BPIB telah melakukan pengujian terhadap 99 jenis narkotika.

Tidak ketinggalan peran laboratorium satelit BPIB yang juga telah melakukan pengujian terhadap 29 jenis narkotika. Ke depannya untuk semakin meningkatkan pemanfaatan dan menguatkan peran BPIB, akan dibangun 17 laboratorium satelit tambahan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Tidak hanya itu, dengan penambahan laboratorium satelit dan mobile laboratorium, Bea Cukai juga akan dapat memeriksa barang ekspor yang saat ini mayoritas diperiksa oleh surveyor.

"Dengan pembentukan laboratorium satelit yang direncanakan tersebar di wilayah Indonesia diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna jasa Bea Cukai akan kebutuhan pengujian laboratorium guna mendukung setiap kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai," tutur Heru.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
39 menit yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
52 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
1 jam yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
2 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
3 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved