Bangun Pabrik Baru, Campina Masih Lihat Perkembangan Ekonomi
Selasa, 19 Desember 2017 - 11:55 WIB
Bangun Pabrik Baru, Campina Masih Lihat Perkembangan Ekonomi
A
A
A
JAKARTA - PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) menyatakan masih melihat perkembangan ekonomi di Indonesia sebelum membangun pabrik baru. Sejauh ini perusahaan baru memiliki satu pabrik, setelah sempat berencana menambah jumlahnya sebelumnya melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).
"Dulu sebelum IPO, mau rencana sebetulnya tapi kita lihat kondisi pasar seperti ini. Kita tunggu dulu, nanti kita lihat perkembangan ekonomi berikutnya baru kita," ujar Presiden Direktur Campina Ice Cream Samudera Prawirawidjaja di Jakarta, Selasa (19/12/2017).
(Baca Juga: Saham Perdana Campina Ice Cream Dibuka Naik 30 Poin )
Lebih lanjut Ia menambahkan, utilisasi dari pabrik yang sudah ada terbilang cukup lumayan. Sementara, dana ekspansi sudah disiapkan perusahaan jika kondisi ekonomi sudah membaik. "Es krim itu butuh modal kerja yang cukup besar. Jadi, sewaktu-waktu kita butuh atau mau ekspansi sudah siap," katanya.
Dia mengutarakan, perusahaan masih fokus untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah alat di pabrik yang sudah yakni di Surabaya. "Sebelum IPO juga kita mesin sudah beli, sudah ada. Untuk smntara apa yang sudah kita beli, kita pasang di Surabaya dahulu," pungkasnya.
Sebelumnya saham perdana PT Campina Ice Cream Industry Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan saat dibuka naik 30 poin pada level Rp370/lembar dari harga penawaran Rp340. CAMP melepas 885 juta saham baru kepada publik atau setara dengan 15,04% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah initial public offering (IPO).
"Dulu sebelum IPO, mau rencana sebetulnya tapi kita lihat kondisi pasar seperti ini. Kita tunggu dulu, nanti kita lihat perkembangan ekonomi berikutnya baru kita," ujar Presiden Direktur Campina Ice Cream Samudera Prawirawidjaja di Jakarta, Selasa (19/12/2017).
(Baca Juga: Saham Perdana Campina Ice Cream Dibuka Naik 30 Poin )
Lebih lanjut Ia menambahkan, utilisasi dari pabrik yang sudah ada terbilang cukup lumayan. Sementara, dana ekspansi sudah disiapkan perusahaan jika kondisi ekonomi sudah membaik. "Es krim itu butuh modal kerja yang cukup besar. Jadi, sewaktu-waktu kita butuh atau mau ekspansi sudah siap," katanya.
Dia mengutarakan, perusahaan masih fokus untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah alat di pabrik yang sudah yakni di Surabaya. "Sebelum IPO juga kita mesin sudah beli, sudah ada. Untuk smntara apa yang sudah kita beli, kita pasang di Surabaya dahulu," pungkasnya.
Sebelumnya saham perdana PT Campina Ice Cream Industry Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan saat dibuka naik 30 poin pada level Rp370/lembar dari harga penawaran Rp340. CAMP melepas 885 juta saham baru kepada publik atau setara dengan 15,04% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah initial public offering (IPO).
(akr)
Lihat Juga :